Mencari Yang Baik

Amos 5:10-17

Belum ada komentar 65 Views

Carilah yang baik dan jangan yang jahat, supaya kamu hidup; dengan demikian TUHAN, Allah semesta alam, akan menyertai kamu, seperti yang kamu katakan. (Am. 5:14)

“Kenalilah dirimu sendiri” adalah salah satu maksim yang ditulis di depan pintu masuk Kuil Apollo di Delphi pada abad ke-4 SM. Mengenali diri sendiri adalah sebuah keharusan yang tidak terpisahkan dalam rangka berhadapan dengan yang ilahi atau untuk bisa mendapatkan kehidupan yang penuh kebajikan. Namun, sungguh tidak mudah untuk mengenali diri kita sendiri.

Teks Amos pada hari ini tampak seperti sebuah pidato ratapan kematian. Korupsi yang sudah merajalela dalam semua arena kehidupan, politik, hukum, keluarga, agama, dan ekonomi, ibarat menggali kuburan bagi Israel sendiri. Meskipun begitu, masih terdapat pengharapan di dalamnya. Namun, harapan itu hanya bisa terwujud jika mereka mau menerima ajakan untuk mencari Allah, mencari yang baik. Dengan demikian, mereka pun akan hidup kembali.

Mencari Allah dan mencari yang baik merepresentasikan dua dimensi dari agama sejati, yang bukan sekadar ritual. “Yang baik” menunjukkan pada apa yang menyenangkan Allah, khususnya keadilan bagi orang miskin. “Mencari” dalam konteks ini menunjukkan suatu kesengajaan atau keaktifan; kehendak untuk memilih atau mengusahakan yang baik. Ketika kita hendak beribadah kepada Allah, apakah kita sudah mengawalinya dengan mengenali diri kita sendiri? Mengenali bahwa kita telah sungguh mencari yang baik, yang mendatangkan kebajikan dan kesejahteraan bagi komunitas kita, khususnya bagi orang miskin. [Ibu Yessy Sutama]

REFLEKSI:
Mencari Allah berimpit erat dengan mencari yang baik.

Ayat Pendukung: Mzm. 52; Amos 5:10-17; Ibr. 5:1-6
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Kuasa-Nya Menyembuhkan
    Lukas 6:12-19
    Semua orang banyak itu berusaha menyentuh Dia, karena ada kuasa yang keluar dari Dia dan menyembuhkan semua orang itu....
  • Berkat Tuhan Tak Berhenti
    Kejadian 25:7-11
    Setelah kematian Abraham, Allah memberkati Ishak, anaknya. (Kejadian 25:11a) Ketika seorang pemimpin besar meninggal, orang sering takut akan masa...
  • Air Mata Menjadi Sukacita
    Mazmur 126
    Pulihkanlah keadaan kami, ya TUHAN, seperti memulihkan batang air kering di Tanah Negeb! (Mazmur 126:4) Seorang petani menabur benih...
  • Mata Melihat, Hati Tergerak
    Matius 9:35-10:8
    Melihat orang banyak itu, tergeraklah hati Yesus oleh betas kasihan kepada mereka, karena mereka lelah dan terlantar seperti domba...
  • Jangan Kesampingkan Perintah Allah
    Markus 7:1-13
    Lalu Yesus berkata kepada mereka, “Sungguh pandai kamu mengesampingkan perintah Allah, supaya kamu dapat memelihara adat istiadatmu sendiri.” (Markus...