Memuji Tuhan Di Waktu Malam

Mazmur 134

Belum ada komentar 80 Views

Mari, pujilah TUHAN, hai semua hamba TUHAN, yang melayani di Rumah TUHAN pada waktu malam. Angkatlah tanganmu ke tempat kudus dan pujilah TUHAN! (Mazmur 134:1-2)

Kesetiaan sejati tidak hanya bersinar di siang hari, tetapi juga tetap menyala di tengah malam. Memuji dan melayani Tuhan bukan hanya dilakukan pada siang hari, yaitu ketika segalanya dalam hidup berjalan lancar, nyaman, dan jelas arah yang akan kita tuju, melainkan juga pada saat gelap menyelimuti kehidupan kita: saat doa belum terjawab, saat merasa sendiri, dan ketika arah tujuan hidup tidak terlihat dengan jelas.

Mazmur 134 merupakan bagian dari mazmur ziarah yang dinyanyikan para peziarah yang datang ke Yerusalem. Mazmur ini berisi seruan agar dalam perziarahan itu para imam dan hamba TUHAN terus memuji TUHAN, bahkan pada waktu malam. Waktu malam sering kali menjadi simbol rasa kesepian, keletihan dalam hidup, masa sulit dan penuh pergumulan, serta ketidakjelasan akan hari esok. Memuji TUHAN bukan hanya dilakukan ketika semuanya berjalan baik dan lancar sebagaimana yang kita harapkan, tetapi juga ketika kehidupan terasa gelap. Kesetiaan memuji TUHAN di saat gelap menunjukkan pengharapan yang teguh dan tidak goyah kepada-Nya.

Di tengah ziarah kehidupan, marilah kita belajar untuk tetap memuji Tuhan, seperti ajakan pemazmur. Memuji Tuhan bukan hanya ketika terang bersinar, tetapi juga di tengah malam yang penuh kesunyian dan pergumulan. Dia adalah Allah yang mendengar dan akan menolong kita. [Pdt. Jotje H. Karuh]

DOA:
Tuhan, mampukan kami untuk memuji-Mu di sepanjang ziarah kehidupan yang kami jalani. Amin.

Ayat Pendukung: Kej. 18:1-14; Mzm. 134; 1 Ptr. 1:23-25
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Belajar Berkata Benar
    Kejadian 18:13-27
    Tetapi, Sara menyangkal, katanya, “Aku tidak tertawa,” sebab ia takut. Namun, TUHAN berfirman, “Tidak, engkau memang tertawa tadi!” (Kejadian...
  • SELF TALK
    Mazmur 42
    Mengapa engkau tertekan, hai jiwaku, dan gelisah di dalam diriku? Berharaplah kepada Allah! Sebab aku akan bersyukur lagi kepada-Nya,...
  • Bukan Basa-Basi
    Matius 21:23-32
    Kata Yesus kepada mereka, “Sesungguhnya Aku berkata kepadamu: Pemungut-pemungut cukai dan pelacur-pelacur mendahului kamu masuk ke dalam Kerajaan Allah....
  • Berkatalah Benar, Jangan Takut
    Markus 11:27-33
    Tetapi, bagaimana mungkin kita katakan: Dari manusia?” Mereka takut kepada orang banyak, karena semua orang menganggap bahwa Yohanes betul-betul...
  • Tidak Tahu Berterima Kasih
    Bilangan 20:1-13
    Bangsa itu berbantah dengan Musa, katanya, “Andai saja kami binasa pada waktu saudara-saudara kami binasa di hadapan TUHAN!” (Bilangan...