Membungkam Kepicikan

1 Petrus 2:11-17

Belum ada komentar 113 Views

Sebab inilah kehendak Allah, yaitu supaya dengan berbuat baik kamu membungkamkan kepicikan orang-orang yang bodoh. (1Ptr 2:15)

Pernahkah Anda mendengar istilah julid? Istilah ini banyak dipakai di media sosial beberapa tahun belakangan ini. Arti julid adalah iri dan dengki dengan keberhasilan orang lain yang diungkapkan melalui komentar langsung di media sosial. Orang yang julid senang menulis keburukan orang lain, nyinyir, dan menilai negatif. Kita tidak bisa mengatasi orang julid hanya dengan kata-kata, tetapi perlu menunjukkan perbuatan positif kita.

Surat 1 Petrus berisi pesan kepada orang-orang Kristen yang berada di perantauan (1Ptr.1:1). Mereka berhadapan dengan bangsa-bangsa bukan Yahudi yang tidak mengenal tradisi mereka, apalagi kekristenan. Hal ini memberi tantangan tersendiri. Fitnahan dan pikiran yang picik datang kepada mereka dari orang-orang yang bodoh, yang tidak kenal mereka. Menghadapi hal itu, Surat Petrus menasihati mereka untuk memiliki cara hidup yang baik, hormat kepada semua orang, dan takut kepada Allah. Perbuatan baik mereka akan membungkam penilaian negatif dari orang-orang di sekitar mereka.

Menghadapi kata-kata negatif juga dengan kata-kata sering kali tidak efektif. Hanya akan menimbulkan debat kata yang tidak jelas, apalagi di media sosial ketika tulisan begitu terbatas dan dapat disalahartikan. Cara yang efektif menghadapi kata-kata negatif orang lain adalah dengan menunjukkan perbuatan baik. Perbuatan baik kita akan membungkam kepicikan. [Pdt. Novita]

REFLEKSI:
Perbuatan dapat bersuara lebih kencang daripada kata-kata.

Ayat Pendukung: Yeh. 33:7-11; Mzm. 119:33-40; Rm. 13:8-14; Mat. 18:15-20
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Kepada-Mu Aku Percaya
    Mazmur 31:1-5, 15-16
    Tetapi, aku, kepada-Mu aku percaya, ya TUHAN, aku berkata, “Engkaulah Allahku!” (Mazmur 31:15) Beriman kepada Tuhan bukan berarti tidak...
  • Apa Yang Engkau Kehendaki?
    Matius 20:17-28
    Kata Yesus, “Apa yang kaukehendaki?” Jawabnya, “Nyatakanlah supaya kedua anakku ini duduk di dalam Kerajaan-Mu, seorang di sebelah kanan-Mu...
  • Memberdayakan Atau Memperdayakan?
    Yehezkiel 34:23-31
    “Kamu adalah domba-domba-Ku, domba gembalaan-Ku, dan Aku adalah Allahmu, demikianlah firman Tuhan ALLAH” (Yehezkiel 34:31) Kepemimpinan sejati bukanlah tentang...
  • Dari Rutinitas Ke Sukacita
    Mazmur 100
    Bersorak-soraklah bagi TUHAN, hai segenap bumi! Beribadahlah kepada TUHAN dengan sukacita, datanglah ke hadapan-Nya dengan sorak-sorai. (Mazmur 100:1-2) “Bahaya...
  • Dari Kehampaan Menuju Kelimpahan
    Yohanes 10:1-10
    Pencuri datang hanya untuk mencuri, membunuh, dan membinasakan. Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dengan berlimpah-limpah. (Yohanes...