Memberi Nama Bukan Menguasai

Lukas 1:57-66

Belum ada komentar 98 Views

Lalu mereka memberi isyarat kepada bapanya untuk bertanya nama apa yang hendak diberikannya kepada anaknya itu. (Luk. 1:62)

Kala remaja, saya didorong oleh rasa ingin tahu. Salah satu dari banyak hal yang ingin saya ketahui adalah siapa yang memberi nama kepada saya, dan apakah arti nama saya? Saya pun mengajukan pertanyaan kepada mama saya. Mama menjawab bahwa bapa sayalah yang memberi nama saya. Lalu, saya bertanya, “apakah mama turut memberi nama saya?” Mama menjawab, “Nama itu adalah pemberian bapa.” Lagi, saya bertanya, “Mengapa hanya bapa yang memberi nama?” Pertanyaan demi pertanyaan mengiringi proses kehidupan saya, sampai kepada pertanyaan sejak kapan patriarki menjadi struktur yang nyaris menguasai semua elemen hidup manusia?

Dalam Lukas 1:62, sanak saudara yang hadir menantikan Zakharia memberi nama kepada anak mereka yang baru lahir. Mereka menyarankan agar anak itu diberi nama yang sama dengan bapaknya, yaitu Zakharia. Namun, Elisabet mengatakan bahwa nama anak mereka adalah Yohanes. Zakharia mengesahkan perkataan Elisabet, ia menulis, “Namanya adalah Yohanes.” Zakharia memberi nama Yohanes kepada anak mereka.

Memberi nama tidak sekadar memberi nama. Memberi nama menjadi penanda bahwa manusia menjadi milik identitas budaya, tak terkecuali agama. Namun, memberi nama tidak sama dengan memasukkan, apalagi memenjara manusia dalam konstruksi nilai yang dapat memenjarakan. Memberi nama hendaknya disertai dengan doa. [Pdt. Santy Manurung]

DOA:
Tuhan, ajar kami agar memiliki kerendahan hati, keluasan hati sehingga tidak diskriminatif. Amin.

Ayat Pendukung: Yes. 12:2-6; Am. 9:8-15; Luk. 1:57-66
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Syukuri Masa Kini
    Bilangan 11:1-9
    Suatu ketika bangsa itu bersungut-sungut di hadapan TUHAN tentang kemalangan mereka. Mendengar itu menyalalah murka TUHAN. Lalu api TUHAN...
  • Mencintai Taurat
    Mazmur 119:97-104
    Betapa kucintai Taurat-Mu! Aku merenungkannya sepanjang hari. (Mazmur 119:97) Di jalanan, banyak orang tidak peduli pada aturan atau tata...
  • Iri Hati
    Matius 20:1-16
    “Tidakkah aku boleh mempergunakan milikku menurut kehendak hatiku? Atau iri hatikah engkau, karena aku murah hati?” (Matius 20:15) Iri...
  • Muliakan Tuhan Dengan Kekayaan
    Matius 19:23-30
    “Sekaii lagi Aku berkata kepadamu: Lebih mudah seekor unta melewati lubang jarum daripada seorang kaya masuk ke dalam Kerajaan...
  • Berhenti Bersungut
    Keluaran 16:1-21
    Di padang gurun itu segenap umat Israel bersungut-sungut kepada Musa dan Harun. (Keluaran 16:2) Seorang ibu mengalami depresi akibat...