Memberi Nama Bukan Menguasai

Lukas 1:57-66

Belum ada komentar 28 Views

Lalu mereka memberi isyarat kepada bapanya untuk bertanya nama apa yang hendak diberikannya kepada anaknya itu. (Luk. 1:62)

Kala remaja, saya didorong oleh rasa ingin tahu. Salah satu dari banyak hal yang ingin saya ketahui adalah siapa yang memberi nama kepada saya, dan apakah arti nama saya? Saya pun mengajukan pertanyaan kepada mama saya. Mama menjawab bahwa bapa sayalah yang memberi nama saya. Lalu, saya bertanya, “apakah mama turut memberi nama saya?” Mama menjawab, “Nama itu adalah pemberian bapa.” Lagi, saya bertanya, “Mengapa hanya bapa yang memberi nama?” Pertanyaan demi pertanyaan mengiringi proses kehidupan saya, sampai kepada pertanyaan sejak kapan patriarki menjadi struktur yang nyaris menguasai semua elemen hidup manusia?

Dalam Lukas 1:62, sanak saudara yang hadir menantikan Zakharia memberi nama kepada anak mereka yang baru lahir. Mereka menyarankan agar anak itu diberi nama yang sama dengan bapaknya, yaitu Zakharia. Namun, Elisabet mengatakan bahwa nama anak mereka adalah Yohanes. Zakharia mengesahkan perkataan Elisabet, ia menulis, “Namanya adalah Yohanes.” Zakharia memberi nama Yohanes kepada anak mereka.

Memberi nama tidak sekadar memberi nama. Memberi nama menjadi penanda bahwa manusia menjadi milik identitas budaya, tak terkecuali agama. Namun, memberi nama tidak sama dengan memasukkan, apalagi memenjara manusia dalam konstruksi nilai yang dapat memenjarakan. Memberi nama hendaknya disertai dengan doa. [Pdt. Santy Manurung]

DOA:
Tuhan, ajar kami agar memiliki kerendahan hati, keluasan hati sehingga tidak diskriminatif. Amin.

Ayat Pendukung: Yes. 12:2-6; Am. 9:8-15; Luk. 1:57-66
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Taat Dalam Asuhan
    Lukas 2:39-52
    Lalu Ia pulang bersama-sama mereka ke Nazaret; dan Ia tetap hidup dalam asuhan mereka. Dan ibu-Nya menyimpan semua perkara...
  • Menurut Ukuran Iman
    Roma 12:1-8
    Janganlah kamu memikirkan hal-hal yang lebih tinggi dari pada yang patut kamu pikirkan, tetapi hendaklah kamu berpikir begitu rupa,...
  • Otoritas Hukum
    Roma 7:1-6
    Apakah kamu tidak tahu, saudara-saudara, – sebab aku berbicara kepada mereka yang mengetahui hukum – bahwa hukum berkuasa atas...
  • Kantong Yang Baru
    Lukas 5:33-39
    “Tetapi anggur yang baru harus disimpan dalam kantong yang baru pula.” (Luk. 5:38) Isi yang berkualitas sangat penting. Namun,...
  • Kaya, Tetapi Terpecah
    1 Korintus 1:3-17
    Yang aku maksudkan ialah, bahwa kamu masing-masing berkata: Aku dari golongan Paulus. Atau aku dari golongan Apolos. Atau aku...