Kepercayaan Dan Tanggung Jawab

MATIUS 25: 14-30

Belum ada komentar 176 Views

“Wenn Gott einmal bei der Arbeit erwischt hat, dem schickt er zur Strafe immer wieder neue.” (Sekali Tuhan mendapati dan menangkap kamu sedang asyik bekerja, Dia akan menyetrap kamu dengan terus-menerus mengirim bagimu pekerjaan yang baru.)

Ungkapan ini, mungkin dapat memberi gambaran tentang hal Kerajaan Sorga, yang jangan dipahami sebagai tempat melainkan sebagai kehadiran Allah dan sekaligus pemerintahan-Nya dalam kehidupan manusia.

Perumpamaan talenta menggambarkan tentang karakter yang ada dalam diri seseorang, ketika tuannya tidak ada bersama dengan dia, apa yang dilakukannya. Karakter menjadi gambaran pribadi dari setiap orang, apa yang dilakukannya ketika tidak ada orang yang melihatnya. Apakah ia akan tetap bertanggung jawab, jujur, dapat dipercaya, ketika tidak ada seorang pun yang melihatnya ?

Melalui perumpamaan ini Tuhan Yesus mau mengingatkan kepada para murid, bahwa Allah hadir dalam kehidupan mereka, dan apakah mereka menyadari kehadiran itu dan membiarkan Roh Kudus yang akan menuntun dan menguasai kehidupannya, atau membiarkan dirinya melakukan seperti apa yang dikehendakinya sendiri.

Ketika Allah mengetahui kita sedang asyik mengelola kepercayaan dan tanggung jawab yang diberikannya kepada kita, maka Ia akan memberikan terus hal-hal yang membuat diri kita asyik melakukan hal-hal yang bermanfaat, sehingga kita tidak sempat berpikir negatif.

Ketika seseorang mulai berpikir negatif dan akhirnya sibuk dengan pikiran tersebut, maka ia tidak akan melakukan hal yang bermanfaat, sebab waktu luangnya terlalu banyak untuk membicarakan atau memikirkan hal-hal yang tidak penting. Ia tidak membiarkan dirinya dikuasai oleh Allah, melainkan hanya berkutat pada dirinya sendiri.

Dimanakah posisi Anda dan saya saat ini? sibuk dengan pekerjaan Tuhan atau diri sendiri.

(tt)
#KepercayaanDanTanggungJawab

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • RUMAH TANPA KEMUNAFIKAN
    Matius 22:15-22
    Dalam Matius 22:15-22, orang-orang Farisi berusaha menjebak Yesus melalui pertanyaan tentang pajak kepada Kaisar. Mereka memuji Yesus seolah-olah tulus,...
  • RUMAH YANG HADIR
    Matius 22:1-14
    Apa yang membuat sebuah rumah menjadi “rumah?” Bukan semata mata karena ada bangunan, keluarga, dan orang-orang yang tinggal di...
  • RUMAH YANG DIUJI
    Matius 21:33-46
    Setiap rumah pasti pernah mengalami ujian. Diuji oleh masalah ekonomi, sakit penyakit, konflik suami-istri, persoalan anak, perbedaan pendapat, bahkan...
  • Taat, Butuh Satu Tekad
    Filipi 2:1-13, Matius 21:23-32
    Taat. Kadang, saya bertanya-tanya dalam hati, apakah laku rohani ini masih menjadi sesuatu yang kita upayakan? Apalagi kalau sudah...
  • Anugerah yang Mengganggu
    Matius 20:1-16
    Pada umumnya kita ingin mendapat lebih banyak dari orang lain, apalagi kita bekerja lebih lama, lebih berat dari yang...