Keluarga yang Tidak Mengilahikan hartanya

Markus 10:17-31

Belum ada komentar 169 Views

Harta yang paling berharga….

Setiap orang punya harta yang paling berharga dalam hidupnya. Anak saya punya box khusus berisi mainan favoritenya. Tidak ada seorangpun yang boleh membukanya. Sebagian besar kita tentu memiliki PIN atau kode rahasia sebagai akses untuk data ataupun barang berharga kita. Banyak di antara kita juga memiliki seseorang yang sangat berharga, tetapi juga keahlian dan jabatan yang sangat berharga bagi kita.

Saat Yesus meminta seorang yang banyak hartanya menjual seluruh hartanya (Markus 10), kecewa dan sedihlah ia. Dia masih ingin menikmati hartanya dan tidak rela memberikan semua hartanya kepada sesama seperti yang Tuhan kehendaki.

Dalam kisah yang berbeda, Tuhan meminta Ayub melepas semua harta dan keluarganya. Ayub bersaksi, “Allah telah membuatku putus asa dan gemetar” (Ayub 23:16). Imannya sempat goyah.

Pertanyaannya,

  1. Apa harta yang paling berharga dalam hidup kita?
  2. Jika Tuhan memintanya, apa reaksi kita?

Dalam bulan keluarga ini mari kita renungkan bersama siapa atau apa andalan kita. Memilih Yesus bukan berarti meninggalkan yang lainnya. Tetapi menyadari bahwa itu semua anugerahNya dan untuk pekerjaan Tuhanlah semua yang kita terima. Tuhan yang memberi, Tuhan yang memampukan kita untuk menggunakannya bagi pekerjaan Tuhan selain menikmatinya, Tuhan yang mengambil. Terpujilah nama Tuhan!

Refleksi: Mari kita inventaris siapa dan apa saja harta berharga kita. Bagaimana cara kita memberikan mereka dan itu semua kepada Tuhan selain menikmati semua anugerah Tuhan itu.

Riajos

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • #kekelamandosa #belaskasihAllah #datangdanpulihkanlah
    Yesaya 64:1-9; Mazmur 80:2-8, 18-20; 1 Korintus 1:3-9; Markus 13:24-37
    Hari ini kita memasuki masa Advent (adventus = kedatangan). Dalam empat minggu sebelum Natal, kita akan berada dalam masa...
  • Berjumpa SANG RAJA dalam Kehinaan
    Yehezkiel 34:11-16, 20-24; Mazmur 95:1-7; Efesus 1:15-23; Matius 25: 31-46
    Skenarionya, bukan saya mengerti apa yang saya lakukan, melainkan saya melakukan suatu perbuatan itu -baik atau jahat- sebagai sesuatu...
  • Kepercayaan Dan Tanggung Jawab
    MATIUS 25: 14-30
    “Wenn Gott einmal bei der Arbeit erwischt hat, dem schickt er zur Strafe immer wieder neue.” (Sekali Tuhan mendapati...
  • Allah itu Besar Kita itu Kecil
    I Tesalonika 4: 13-18
    Setelah manusia mati, kemana? Konsep Surga atau Rumah Bapa menjadi misteri bagi banyak orang di Tesalonika, yang sebagian berasal...
  • Keadilan Tuhan Dinyatakan
    Mikha 3:5-12; Mazmur 43; 1 Tesalonika 2:9-13; Matius 23:1-12
    Mengapa Tuhan Yesus pada akhir hidup-Nya di Kayu Salib berkata: “Ya Bapa, ampunilah mereka, sebab mereka tidak tahu apa...
Kegiatan