Katakan Sejujurnya!

Bilangan 24:1-14

Belum ada komentar 58 Views

“Sekalipun Balak memberikan kepadaku emas dan perak seistana penuh, aku tidak akan sanggup melanggar titah TUHAN dengan berbuat baik atau jahat atas kemauanku sendiri; apa yang akan difirmankan TUHAN, itulah yang akan kukatakan …. (Bil. 24:13)

Tahun 1987 Christine Panjaitan mendendangkan lagu, yang kemudian menjadi sangat populer, berjudul “Katakanlah Sejujurnya”. Melalui lagu ini, orang diingatkan agar selalu mengatakan kejujuran, bukan yang lain.

Ada masa ketika seorang raja membutuhkan bantuan pelihat atau nabi yang menjadi pengantara dengan yang Ilahi. Melalui bantuan pengantara tersebut, raja meminta kepada yang Ilahi agar dapat mengalahkan musuhnya. Hal itu yang juga dilakukan Balak, Raja Moab, ketika berperang melawan Israel. Balak meminta bantuan Bileam untuk mengutuk Israel. Balak gentar dengan kekuatan Israel pada saat itu. Bila hanya mengandalkan kekuatannya sendiri, pastilah Balak akan kalah. Pilihan terbaik saat itu adalah meminta agar Bileam mengucapkan kutuk atas Israel agar mereka dapat dikalahkan. Alih-alih mengucapkan kutuk, Bileam justru mengucapkan berkat bagi Israel sesuai perintah dan petunjuk Tuhan. Ketika Balak mengetahui hal tersebut, ia menjadi marah kepada Bileam. Namun, Bileam bergeming. Ia menegaskan bahwa ia hanya mengatakan apa yang seharusnya ia katakan, sesuai dengan perintah Tuhan. Bagi Bileam, tak ada yang lebih berarti dan berharga selain mengatakan kejujuran sekalipun menyakitkan.

Setiap orang selalu ingin agar orang lain mengatakan kejujuran pada dirinya. Sayang, hal yang sebaliknya kadang tak terjadi. Hari ini kita diingatkan agar selalu mengatakan apa pun sejujurnya. [Jan Calvin Pindo]

DOA:
Tuhan, terima kasih karena kami diingatkan untuk bersedia mengatakan semua dengan jujur. Amin.

Ayat Pendukung: Mzm. 48; Bil. 24:1-14; Luk. 1:26-38
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Memberdayakan Atau Memperdayakan?
    Yehezkiel 34:23-31
    “Kamu adalah domba-domba-Ku, domba gembalaan-Ku, dan Aku adalah Allahmu, demikianlah firman Tuhan ALLAH” (Yehezkiel 34:31) Kepemimpinan sejati bukanlah tentang...
  • Dari Rutinitas Ke Sukacita
    Mazmur 100
    Bersorak-soraklah bagi TUHAN, hai segenap bumi! Beribadahlah kepada TUHAN dengan sukacita, datanglah ke hadapan-Nya dengan sorak-sorai. (Mazmur 100:1-2) “Bahaya...
  • Dari Kehampaan Menuju Kelimpahan
    Yohanes 10:1-10
    Pencuri datang hanya untuk mencuri, membunuh, dan membinasakan. Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dengan berlimpah-limpah. (Yohanes...
  • Dicari Karena Berharga
    Lukas 15:1-7
    Setelah menemukannya, ia meletakkannya di atas bahunya dengan gembira. (Lukas 15:5) “Tidak peduli seberapa jauh engkau melangkah menjauh, kasih...
  • Allah Yang Melihat dan Bertindak
    Keluaran 3:16-22
    Jadi Aku telah berfirman: Aku akan menuntun kamu keluar dari kesengsaraan di Mesir…, ke suatu negeri yang berlimpah-limpah susu...