Kasih Yang Menyembuhkan

Yohanes 3:13-17

Belum ada komentar 75 Views

Sebab, Allah mengutus Anak-Nya ke dalam dunia bukan untuk menghakimi dunia, melainkan supaya dunia diselamatkan melalui Dia. (Yohanes 3:17)

Di dunia yang penuh perbedaan dan ketidaksempurnaan ini, sangat mudah bagi kita untuk terjebak dalam pola pikir menghakimi. Ketika melihat kesalahan orang lain, kritik begitu lancar mengalir, dan kita merasa lebih superior. Kita lupa bahwa setiap individu memiliki perjalanan hidup dan pergumulan masing-masing.

Penginjil Yohanes menuliskan, “Sebab Allah mengutus Anak-Nya ke dalam dunia bukan untuk menghakimi dunia, melainkan supaya dunia diselamatkan melalui Dia.” Artinya, kedatangan Yesus bukan untuk menghukum atau mencela, melainkan untuk menawarkan kasih dan pengampunan. Yesus datang untuk menebus, bukan untuk menghakimi. Fokus Kristus adalah menyelamatkan dunia yang terhilang, bukan untuk menghukumnya. Pesan ini menantang kita untuk mengubah perspektif. Alih-alih cepat menghakimi, kita dipanggil untuk meneladani kasih Allah yang rela mengampuni dan memberi kesempatan bagi orang lain untuk berubah.

Apakah kasih Allah yang agung ini sudah memengaruhi tingkah laku kita sehari-hari? Mampukah kita menahan diri untuk tidak menghakimi orang lain dan memilih untuk mengasihi mereka seperti Kristus mengasihi kita? Ingatlah bahwa kita semua adalah pendosa yang membutuhkan anugerah. Marilah kita belajar melihat orang lain dengan perspektif kasih, memberikan pengampunan, dan menolong mereka untuk bangkit. Sebab, bukankah hanya kasih yang pada akhirnya akan menyembuhkan dan mempersatukan? [Pdt. Essy Eisen]

REFLEKSI:
Apakah hatiku dikuasai oleh kasih yang menyembuhkan atau justru keinginan untuk menghakimi?

Ayat Pendukung: Kel. 32:7-14; Mzm. 51:1-10; 1 Tim. 1:12-17; Luk. 15:1-10
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Belajar Berkata Benar
    Kejadian 18:13-27
    Tetapi, Sara menyangkal, katanya, “Aku tidak tertawa,” sebab ia takut. Namun, TUHAN berfirman, “Tidak, engkau memang tertawa tadi!” (Kejadian...
  • SELF TALK
    Mazmur 42
    Mengapa engkau tertekan, hai jiwaku, dan gelisah di dalam diriku? Berharaplah kepada Allah! Sebab aku akan bersyukur lagi kepada-Nya,...
  • Bukan Basa-Basi
    Matius 21:23-32
    Kata Yesus kepada mereka, “Sesungguhnya Aku berkata kepadamu: Pemungut-pemungut cukai dan pelacur-pelacur mendahului kamu masuk ke dalam Kerajaan Allah....
  • Berkatalah Benar, Jangan Takut
    Markus 11:27-33
    Tetapi, bagaimana mungkin kita katakan: Dari manusia?” Mereka takut kepada orang banyak, karena semua orang menganggap bahwa Yohanes betul-betul...
  • Tidak Tahu Berterima Kasih
    Bilangan 20:1-13
    Bangsa itu berbantah dengan Musa, katanya, “Andai saja kami binasa pada waktu saudara-saudara kami binasa di hadapan TUHAN!” (Bilangan...