Kasih Setia Tuhan Abadi

Yesaya 54:1-8

Belum ada komentar 154 Views

Dalam murka yang meluap-luap Aku telah menyembunyikan wajah-Ku terhadap engkau hanya sesaat, tetapi dalam kasih setia abadi Aku telah menyayangi engkau, firman TUHAN, Penebusmu. (Yesaya 54:8)

Seorang remaja meminjam mobil ayahnya untuk dipakai pergi bersama temannya. Menjelang sore remaja itu pulang ke rumah dengan wajah tegang. Ia meminta maaf kepada ayahnya karena mobil itu tergores akibat menyerempet pembatas jalan. Sang ayah marah karena anaknya sudah mengecewakannya. Namun kemudian sang ayah menepuk bahu anaknya dan berkata, “Yang penting kamu baik-baik saja, karena mobil tergores bisa diperbaiki. Lain kali kamu harus lebih berhati-hati.”

Penulis Kitab Yesaya menggambarkan hubungan Allah dan umat-Nya sebagai relasi suami istri. Allah digambarkan sebagai suami yang setia, sedangkan Israel digambarkan sebagai istri yang tidak setia. Namun meskipun manusia tidak setia, Allah tetap setia. Tentu saja Allah murka ketika Israel tidak setia, namun murka Allah hanya sesaat saja dan tidak membatalkan perjanjian kasih setia-Nya kepada umat-Nya. Allah mengasihi umat-Nya dengan kasih abadi, karena itu la tetap menebus mereka dan mengaruniakan segala yang baik. Kasih setia-Nya abadi sampai selamanya.

Ketika kita merasa bahwa dosa dan pelanggaran kita begitu besar, seringkali kita tidak berani datang kepada Tuhan karena kita menganggap bahwa Tuhan sangat murka kepada kita. Namun Yesaya mengingatkan bahwa kasih sayang Tuhan itu abadi. la mungkin murka, tetapi hanya untuk sesaat saja, percayalah bahwa la tetap akan menerima kita. [Pdt. Melani Ajub Egne]

REFLEKSI:
Tidak ada kasih yang abadi selain kasih Tuhan kepada kita umat kesayangan-Nya, karena itu rasakanlah kasih dan kebaikan-Nya.

Ayat Pendukung: Yes. 54:1-8; Mzm. 145; Rm. 1:9-21
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Dicari Karena Berharga
    Lukas 15:1-7
    Setelah menemukannya, ia meletakkannya di atas bahunya dengan gembira. (Lukas 15:5) “Tidak peduli seberapa jauh engkau melangkah menjauh, kasih...
  • Allah Yang Melihat dan Bertindak
    Keluaran 3:16-22
    Jadi Aku telah berfirman: Aku akan menuntun kamu keluar dari kesengsaraan di Mesir…, ke suatu negeri yang berlimpah-limpah susu...
  • Akulah Domba-Nya, Itu Cukup Bagiku
    Mazmur 23
    TUHANlah gembalaku, takkan kekurangan aku. (Mazmur 23:1) Domba tidak khawatir akan jalan yang ditempuhnya karena ia percaya kepada sang...
  • Mukjizat Terbesar
    Yohanes 21:1-14
    Kata Yesus kepada mereka, “Marilah dan sarapanlah.” Tidak ada di antara murid-murid itu yang berani bertanya kepada-Nya, “Siapakah Engkau?”...
  • Memilih Hikmat, Memilih Kehidupan
    Amsal 8:32 - 9:6
    “Karena siapa mendapatkan aku, mendapatkan hidup, dan TUHAN berkenan kepadanya. Tetapi, siapa tidak mendapatkan aku, merugikan dirinya; semua orang...