Kasih Setia Tuhan Abadi

Yesaya 54:1-8

Belum ada komentar 160 Views

Dalam murka yang meluap-luap Aku telah menyembunyikan wajah-Ku terhadap engkau hanya sesaat, tetapi dalam kasih setia abadi Aku telah menyayangi engkau, firman TUHAN, Penebusmu. (Yesaya 54:8)

Seorang remaja meminjam mobil ayahnya untuk dipakai pergi bersama temannya. Menjelang sore remaja itu pulang ke rumah dengan wajah tegang. Ia meminta maaf kepada ayahnya karena mobil itu tergores akibat menyerempet pembatas jalan. Sang ayah marah karena anaknya sudah mengecewakannya. Namun kemudian sang ayah menepuk bahu anaknya dan berkata, “Yang penting kamu baik-baik saja, karena mobil tergores bisa diperbaiki. Lain kali kamu harus lebih berhati-hati.”

Penulis Kitab Yesaya menggambarkan hubungan Allah dan umat-Nya sebagai relasi suami istri. Allah digambarkan sebagai suami yang setia, sedangkan Israel digambarkan sebagai istri yang tidak setia. Namun meskipun manusia tidak setia, Allah tetap setia. Tentu saja Allah murka ketika Israel tidak setia, namun murka Allah hanya sesaat saja dan tidak membatalkan perjanjian kasih setia-Nya kepada umat-Nya. Allah mengasihi umat-Nya dengan kasih abadi, karena itu la tetap menebus mereka dan mengaruniakan segala yang baik. Kasih setia-Nya abadi sampai selamanya.

Ketika kita merasa bahwa dosa dan pelanggaran kita begitu besar, seringkali kita tidak berani datang kepada Tuhan karena kita menganggap bahwa Tuhan sangat murka kepada kita. Namun Yesaya mengingatkan bahwa kasih sayang Tuhan itu abadi. la mungkin murka, tetapi hanya untuk sesaat saja, percayalah bahwa la tetap akan menerima kita. [Pdt. Melani Ajub Egne]

REFLEKSI:
Tidak ada kasih yang abadi selain kasih Tuhan kepada kita umat kesayangan-Nya, karena itu rasakanlah kasih dan kebaikan-Nya.

Ayat Pendukung: Yes. 54:1-8; Mzm. 145; Rm. 1:9-21
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Apa Yang Ada Padamu?
    Matius 15:32-39
    Kata Yesus kepada mereka, “Kamu punya berapa roti?” “Tujuh”, jawab mereka, “dan beberapa ikan kecil.” (Matius 15:34) Tim survei...
  • Pertolongan Tuhan Jauh Lebih Utama
    Kejadian 32:3-21
    Lepaskanlah kiranya aku dari tangan Esau, saudaraku, sebab aku takut kepadanya, jangan-jangan ia datang membunuh aku, juga ibu-ibu bersama...
  • Bangun dan Puas
    Mazmur 17:1-7,15
    Tetapi, aku, dalam kebenaran akan kupandang wajah-Mu, dan pada waktu bangun aku akan menjadi puas dengan rupa-Mu. (Mazmur 17:15)...
  • HEALING
    Matius 14:13-21
    “Tidak perlu mereka pergi, kamu harus memberi mereka makan.” (Matius 14:16) Istilah healing mulai populer di Indonesia sejak sekitar...
  • Doa Tidak Menggantikan Kerja Keras
    Matius 7:1-11
    “Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketuklah, maka pintu akan dibukakan bagimu” (Matius 7:7) Seorang...