Kasih Sampai Akhir

Yohanes 13:1-17, 31b-35

Belum ada komentar 532 Views

Sama seperti Ia senantiasa mengasihi murid-murid-Nya demikianlah sekarang Ia mengasihi mereka sampai kepada kesudahannya. (Yoh. 13:1)

“Seberapa besar Engkau mengasihiku, Tuhan?” tanya seseorang. “Sebesar ini… (dan Tuhan pun merentangkan kedua tangan- Nya dan mati di atas kayu salib).” Itu adalah gambaran ilustrasi yang pernah saya dapatkan ketika saya remaja, tentang besarnya kasih Tuhan. Ilustrasi itu membuat saya terkesan. Sebagai remaja, saya merasa dikasihi Tuhan dengan kasih yang begitu ajaib, sampai berkorban di atas kayu salib demi menebus dosa-dosa saya. Kasih itu terlampau besar, saya merasa tidak layak. Tetapi, Tuhan tetap melakukannya. Karena kasih.

Penulis Injil Yohanes mencatat bahwa Yesus mengasihi murid-murid-Nya dari awal sampai akhir. Siapa yang dikasihi Tuhan? Semua murid, termasuk Yudas Iskariot yang mengkhianati-Nya (ay. 2). Peristiwa pembasuhan kaki dilakukan Yesus, bukan hanya untuk murid yang baik dan menurut, tetapi untuk semua murid, termasuk Yudas. Para murid tak dapat membalas kasih Tuhan dengan cara yang benar, bahkan sering salah mengerti dan berkhianat, seperti Yudas. Namun, Yesus tetap memperlihatkan kasih-Nya kepada para murid sampai akhir.

Betapa menyenangkan hidup dalam kasih Tuhan. Kasih yang terus-menerus, tanpa henti kepada kita. Kita tak dapat membalas kasih Tuhan yang besar, yang telah mengorbankan diri untuk menebus dosa-dosa kita. Walau demikian, kita dapat berusaha untuk menjadi murid yang setia sampai akhir. [Pdt. Novita Sutanto]

DOA:
Tuhan, kami bersyukur atas kasih-Mu yang besar kepada kami. Amin.

Ayat Pendukung: Kel. 12:1-4, (5-10), 11-14; Mzm. 116:1-2, 12-19; 1Kor. 11:23-26; Yoh. 13:1-17, 31b-35

Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Kasih Karunia Yang Menobatkan
    Yehezkiel 33:10-16
    Katakanlah kepada mereka: Demi Aku yang hidup,… Aku tidak berkenan pada kematian orang fasik, melainkan Aku berkenan pada pertobatan...
  • Seruan dan Penyelamatan
    Mazmur 130
    Jika Engkau, ya TUHAN, mengingat-ingat kesalahan, TUHAN, siapakah yang dapat bertahan? (Mazmur 130:3) Dahulu ada seorang pria yang dikenal...
  • BUKTI IMAN
    Matius 9:27-34
    Yesus pun menyentuh mata mereka sambil berkata, “Jadilah kepadamu seperti yang kamu percayai’.’ (Matius 9:29) Apakah iman membutuhkan bukti?...
  • Diam: Tanda Ketidakpedulian!
    Yesaya 42:14-21
    Banyak yang kaulihat, tetapi tidak kauperhatikan, engkau memasang telinga, tetapi tidak mendengar. (Yesaya 42:20) Diam itu emas? Broery Marantika...
  • ACTION: Bukti Keluasan Hati
    Mazmur 146
    TUHAN menjaga para pendatang, anak yatim dan janda ditegakkan-Nya kembali, tetapi jalan orang fasik digagalkan-Nya. (Mazmur 146:9) Membaca kesaksian...