Jangan Takut Menderita

Yohanes 16:16-24

Belum ada komentar 170 Views

“Sesungguhnya kamu akan menangis dan meratap, tetapi dunia akan bergembira; kamu akan berdukacita, tetapi dukacitamu akan berubah menjadi sukacita.” (Yoh. 16:20)

Survei medis menyatakan bahwa bedah sesar kini semakin menjadi pilihan dalam melahirkan. Selain karena ada persalinan yang terlalu berisiko jika dilakukan secara alami, juga adanya keinginan memilih tanggal kelahiran. Lalu, bedah sesar juga dipilih karena meminimalkan sakit melahirkan. Tentu saja, rasa sakit tetap dialami paska operasi, tapi pada akhirnya, semua rasa sakit saat melahirkan digantikan oleh sukacita saat menyambut sang buah hati.

Bagaikan seorang ibu yang melahirkan, demikianlah Tuhan Yesus memberikan gambaran, ada dukacita yang akan dialami para murid sebentar lagi. Tuhan Yesus akan ditangkap dan disalibkan, tidak akan bersama para murid lagi. Saat itu, para murid memang belum memahami apa yang Tuhan maksudkan. Tapi, Tuhan Yesus menyiapkan para murid akan dukacita yang sebentar lagi terjadi itu. Dukacita itu tidak akan selamanya, “… tetapi dukacitamu akan berubah menjadi sukacita” (ay. 20). Itulah saat ketika kebangkitan Tuhan Yesus dinyatakan. Ada sukacita yang tak dapat dirampas, sukacita yang kekal. Karena itu, penderitaan yang akan dihadapi hanyalah sementara.

Kita tidak mencari-cari supaya hidup kita menderita. Tetapi, ketika penderitaan datang, kita bukanlah orang-orang yang takut untuk menderita. Penderitaan diizinkan Tuhan untuk membawa kita pada sesuatu yang lebih baik. Karena itu, kita tidak takut menderita di dunia, sekaligus kita mengantisipasi penderitaan itu. [Pdt. Novita Sutanto]

REFLEKSI:
Tidak perlu takut menghadapi penderitaan, karena penderitaan akan berlalu diganti sukacita.

Ayat Pendukung: Mzm. 93; Ul. 31:1-13; Yoh. 16:16-24
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Inisiatif Menjadi Sahabat
    Kejadian 29:1-14
    ..ia datang mendekat, lalu menggulingkan batu itu dari mulut sumur, dan memberi minum kambing domba Laban, saudara ibunya. (Kejadian...
  • BANGUNLAH, MARILAH!
    Kidung Agung 2:8-13
    Kekasihku mulai berbicara kepadaku, “Bangunlah, manisku, jelitaku, marilah!” (Kidung Agung 2:10) Seseorang yang jatuh cinta sanggup melakukan apa saja....
  • Terbuka Pada Perubahan
    Matius 11:16-19, 25-30
    Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu. (Matius 11:28) Seorang pengrajin kayu...
  • Jadi Kecil Di Hadapan Allah
    Lukas 10:21-24
    …karena semuanya itu Engkau sembunyikan bagi orang bijak dan orang pandai, tetapi Engkau nyatakan kepada orang kecil. (Lukas 10:21)...
  • Patuh Tetapi Salah
    Kejadian 27:1-17
    Sekarang, anakku, dengarkanlah perkataanku seperti yang kuperintahkan kepadamu. (Kejadian 27:8) Pernahkah Saudara menghadapi situasi ketika orang terdekat menyarankan hal...