Jangan Putus Asa

Yeremia 20:14-18

Belum ada komentar 379 Views

Mengapakah aku keluar dari kandungan, untuk melihat kesusahan dan kedukaan, sehingga hari-hariku berakhir dalam rasa malu? (Yeremia 20:18)

Pernahkah saudara mengalami putus asa? Sampai-sampai saudara mempertanyakan tentang hidup dan ketidakadilan Tuhan. Pernahkah saudara mengeluh dengan situasi yang sedang saudara hadapi?

Itulah gambaran yang dialami Nabi Yeremia dalam nas kita hari ini. Yeremia mengalami pergumulan yang tidak mudah dalam menjalankan perannya sebagai nabi Tuhan. Ia mengalami penolakan berkali-kali bahkan diancam dengan kekerasan bila ia masih terus berbicara menyampaikan kebenaran firman Allah dengan setia. Bahkan masalah bertambah karena Yeremia merasa Allah bungkam saat ia mengadu kepada- Nya akan tekanan tersebut. Yeremia mengakui bahwa ia tak kuasa menolak panggilan Tuhan. Dalam batinnya ada situasi serba salah. Ia ingin meninggalkan pelayanan, hati nuraninya menderita (ayat 5). Setia terus melayani, ancaman dan tekanan harus ia tanggung. Dalam situasi itu, nas hari ini memperlihatkan bagaimana Yeremia berkeluh kesah. Namun, di tengah pergumulan hidup yang berat, Yeremia melihat bahwa Tuhan sebenarnya tetap ada menyertainya (ayat 11-13).

Kisah ini mengajarkan kita bahwa dalam setiap pergumulan hidup kita tidak boleh putus asa. Meskipun berat, bukalah dialog dengan Tuhan. Kita mengeluh kepada Tuhan dengan beban yang kita sedang hadapi. Dalam dialog dengan Tuhan, kita percaya Ia akan memberikan kekuatan untuk kita menghadapinya (lih. Filipi 4:13). Jangan putus asa, Tuhan ada bersama kita. [Pdt. Agus Gunawan]

REFLEKSI:
Tuhan bersedia mendengarkan semua beban berat dan pergumulan kita. Tuhan memberi kelegaan, kekuatan. Tuhan setia menemani kita.

Ayat Pendukung: Yer. 20:14-18; Mzm. 62:5-12; Luk. 10:13-16
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Cinta Dan Pengorbanan
    Matius 26:6-13
    “Untuk apa pemborosan ini?” (Matius 26:8b) Ungkapan “cinta perlu pengorbanan” sering digunakan untuk menggambarkan bukti cinta yang sejati. Secara...
  • Pikiran Tuhan
    Roma 11:33-36
    Sebab, siapakah yang mengetahui pikiran Tuhan? Atau siapakah yang pernah menjadi penasihat-Nya? (Roma 11:34) Pengalaman yang panjang dan proses...
  • Hampir Sama Seperti Allah
    Mazmur 8
    Namun, Engkau telah membuatnya hampir sama seperti Allah….(Mazmur 8:6a) Para pegiat lingkungan memperkirakan bahwa Indonesia kehilangan sekitar 10 juta...
  • SIAPAKAH AKU?
    Matius 16:13-20
    Lalu Yesus bertanya kepada mereka, “Menurut kamu, siapakah Aku ini?” (Matius 16:15) Saat ini, media sosial telah menjadi salah...
  • Ragi Farisi Dan Saduki
    Matius 16:5-12
    Ketika itu barulah mereka mengerti bahwa Ia berbicara bukan supaya mereka waspada terhadap ragi roti, melainkan terhadap ajaran orang...