Jangan Lupa Diri

1 Raja-raja 8:54-65

Belum ada komentar 321 Views

“Kiranya TUHAN, Allah kita, menyertai kita sebagaimana la telah menyertai nenek moyang kita, janganlah la meninggalkan kita dan janganlah la membuangkan kita (1Raj. 8:57)

Selesainya pembangunan bait Allah menjadi prestasi besar kepemimpinan Salomo. Apalagi orang Israel sudah lama menantikan hadirnya bait Allah di tengah mereka. Prestasi ini membuat Salomo makin masyhur. Bahkan, sampai hari ini bait Allah tersebut masih dikenal dengan sebutan bait suci Salomo. Bagi seorang raja, prestasi ini penting untuk menunjukkan kebesarannya. Namun, Salomo memilih sikap yang berbeda.

Dalam permohonan berkat yang ia sampaikan bagi orang Israel, Salomo mengajak orang Israel untuk mengingat penyertaan Tuhan Allah yang telah Ia lakukan pada nenek moyang mereka. Jangan sampai Tuhan meninggalkan dan membuang mereka. Salomo pun meminta orang Israel mengingat ketetapan Tuhan dan menuruti segala perintah-Nya. Seruan ini dimaknai sebagai peringatan Salomo agar orang Israel lebih mengingat Tuhan dibanding jasanya sebagai raja yang membangun bait Allah. Tentunya seruan ini juga menjadi peringatan bagi Salomo sendiri agar tidak jatuh pada kesombongan.

Prestasi rawan membuat manusia lupa diri akan keberadaannya. Saat itulah manusia rentan jatuh pada kesombongan. Respons seperti Salomo patut ditiru. Saat kita meraih prestasi, memperoleh pujian, atau apresiasi dari orang lain, jangan lupa diri. Tidak lupa diri bukan berarti anti pada prestasi dan pujian, melainkan jagalah diri untuk tetap rendah hati dan menempatkan Tuhan lebih besar dari hidup kita. Ingatlah selalu penyertaan Tuhan dan ikutilah ketetapan dan jalan kebenaran-Nya! [Pdt. Hizkia Anugrah Gunawan]

REFLEKSI:
Senantiasa mengingat penyertaan Tuhan agar kita tidak lupa diri saat meraih prestasi, pujian, atau apresiasi.

Ayat Pendukung: Mzm. 99; 1Raj. 8:54-65; Yoh. 3:31-36
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Kekuatan Kelembutan Hati
    Matius 12:15-21
    Buluh yang patah terkulai tidak akan diputuskan-Nya, dan sumbu yang pudar nyalanya tidak akan dipadamkan-Nya, sampai Ia menjadikan keadilan...
  • Allah Memulihkan Relasi Yang Rusak
    Kejadian 33:1-17
    Tetapi, Esau berlari mendapatkan dia, mendekapnya, memeluk lehernya, lalu diciumnya dia. Mereka pun bertangis-tangisan. (Kejadian 33:4) Sarah sedang membereskan...
  • Keajaiban Allah Dalam Diriku
    Mazmur 139:13-18
    … Betapa ajaib apa yang Kaubuat, dan jiwaku benar-benar menyadarinya. (Mazmur 139:14) Pagi itu, Geybie menyuapi putrinya, Holly. Ia...
  • Bercahaya Dalam Kerajaan Bapa
    Matius 13:24-30, 36-43
    Pada waktu itulah orang-orang benar akan bercahaya seperti matahari dalam kerajaan Bapa mereka. (Matius 13:43a) Di sebuah kota, hidup...
  • Jujur Dan Berintegritas
    Matius 7:15-20
    Jadi, dari buahnyalah kamu akan mengenal mereka. (Matius 7:20) Pak Budi, seorang pengusaha kecil, duduk di meja kerjanya. Pikirannya...