JANGAN LENGAH

Matius 24:36-44

Belum ada komentar 0 View

“Sebab itu, hendaklah kamu juga siap sedia, karena Anak Manusia datang pada saat yang tidak kamu duga’.’ (Matius 24:44)

Pernahkah Saudara menunda sesuatu? Ingin melakukan sesuatu, tetapi suara dalam hati berkata, “Nanti saja.” Sudah merencanakan banyak hal, tetapi kemudian tidak jadi melakukannya. Kita sering terlalu asyik melakukan sesuatu sehingga akhirnya hanya berfokus pada hal yang disukai dan tidak memberi perhatian pada hal-hal lain. Saat menunda, tanpa sadar sebenarnya kita sedang lengah, lalai, dan abai terhadap hal yang lebih penting.

Sebagai anak-anak Tuhan, kita seharusnya selalu berada dalam keadaan waspada dan berjaga. Mengapa? Karena hidup yang kita jalani adalah sesuatu yang harus kita pertanggungjawabkan kepada Tuhan. Kapan kita akan mempertanggungjawabkannya? Hal inilah yang tidak seorang pun dari kita mengetahuinya. Teks Alkitab hari ini menegaskan bahwa kita harus senantiasa bersiap sedia, karena Anak Manusia datang pada saat yang tidak kita duga. Jangan sampai kita menjadi orang yang gemar menunda atau mengabaikan pekerjaan baik yang seharusnya kita lakukan. Jangan sampai kita menjadi orang yang hanya sibuk dengan kesenangan pribadi tanpa memperhatikan hal yang lebih penting.

Mari mempersiapkan diri agar saat kita berjumpa dengan Tuhan, Sang Pemilik Kehidupan, kita ada dalam keadaan berjaga. Dengan demikian, hidup kita pun layak untuk kita pertanggungjawabkan di hadapan-Nya. [Pdt. Cordelia Gunawan]

REFLEKSI:
Jangan lengah, teruslah hidup dengan baik, sehingga saat tiba waktunya, kita dapat mempertanggungjawabkan hidup kita.

Ayat Pendukung: Yes. 2:1-5; Mzm. 122; Rm. 13:11-14; Mat. 24:36-44
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Belajar Percaya Penuh
    Kejadian 6:11-22
    Lalu Nuh melakukan semuanya itu; tepat seperti yang diperintahkan Allah kepadanya, demikianlah dilakukannya. (Kejadian 6:22) Dalam pergaulan dan komunikasi...
  • Kecenderungan Hati
    Kejadian 6:1-10
    TUHAN meiihat betapa besarnya kejahatan manusia di bumi, dan segaia kecenderungan hatinya selalu membuahkan kejahatan semata-mata. (Kejadian 6:5) Dalam...
  • Doa Bagi Indonesia
    Mazmur 122
    Berdoalah untuk damai sejahtera Yerusalem, “Kiranya orang-orang yang mencintaimu hidup sentosa’.’ (Mazmur 122:6) Apakah Saudara bangga menjadi orang Indonesia?...
  • Dikagumi dan Dibenci
    Yesaya 60:8-16
    Sebagai ganti keadaanmu dahulu, ketika engkau ditinggalkan, dibenci, dan tidak dilalui seorang pun, sekarang Aku akan membuat engkau menjadi...
  • TUHAN, Sang Juruselamat
    Yesaya 33:17-22
    Sebab, TUHANlah Hakim kita, TUHANlah panglima kita; TUHANlah Raja kita, Dia akan menyelamatkan kita. (Yesaya 33:22) Bagaimanakah kita mengenal...