Jalan ALLAH

Mazmur 25:1-10

Belum ada komentar 148 Views

Segala jalan TUHAN adalah kasih setia dan kebenaran bagi orang yang berpegang pada perjanjian-Nya dan peringatan-peringatan-Nya. (Mazmur 25:10)

Segala sesuatu yang ada di dunia ini selalu dapat dipandang sekurang-kurangnya dari dua sudut pandang: positif atau negatif. Orangtua yang menasihatkan anak-anaknya agar hidup bersih dan lurus, bisa dianggap sebagai suatu nasihat yang amat berharga, tetapi bisa pula dipandang sebagai penghambat dan penghalang kemajuan dan kesuksesan anak-anaknya.

Mazmur ini adalah doa dari orang yang tengah terancam oleh musuh yang kuat dan sekaligus juga yang menyadari dosa- dosa masa lalunya. Ia memohon perlindungan, pertolongan dan pengampunan dari Tuhan. Doa ini juga disertai dengan keyakinan bahwa setiap orang yang berpegang pada perjanjian keselamatan Allah dan segala ketentuan atau peringatan-Nya akan menikmati kasih setia dan kebenaran Allah. Dengan kata lain, mereka yang hidup tunduk dan patuh pada firman Tuhan akan menikmati kebaikan dan kasih setia Tuhan di sepanjang hidupnya. Jalan Allah bukanlah jalan menuju ke kehancuran melainkan justru jalan menuju hidup sejahtera.

Itulah pengalaman hidup dan keyakinan dari pemazmur. Kita diundang untuk memiliki pengalaman yang sama. Jalanilah kehidupan kita dengan senantiasa berpegang pada perjanjian keselamatan, kehendak serta firman Allah. Maka kita tidak akan terjerumus ke dalam kehancuran dan kebinasaan, melainkan justru akan mengalami kasih setia dan kebaikan Tuhan yang tak pernah habis. Sebab jalan Tuhan adalah jalan kebenaran, bukan jalan kesesatan. [Pdt. Mungki A. Sasmita]

DOA:
Biarlah kami senantiasa berjalan di jalan-Mu ya Tuhan, supaya kami boleh mengalami kebaikan-Mu senantiasa. Amin.

Ayat Pendukung: Dan. 9:15-25a; Mzm. 25: 1-10; 2 Tim. 4:1-5
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Belajar Berkata Benar
    Kejadian 18:13-27
    Tetapi, Sara menyangkal, katanya, “Aku tidak tertawa,” sebab ia takut. Namun, TUHAN berfirman, “Tidak, engkau memang tertawa tadi!” (Kejadian...
  • SELF TALK
    Mazmur 42
    Mengapa engkau tertekan, hai jiwaku, dan gelisah di dalam diriku? Berharaplah kepada Allah! Sebab aku akan bersyukur lagi kepada-Nya,...
  • Bukan Basa-Basi
    Matius 21:23-32
    Kata Yesus kepada mereka, “Sesungguhnya Aku berkata kepadamu: Pemungut-pemungut cukai dan pelacur-pelacur mendahului kamu masuk ke dalam Kerajaan Allah....
  • Berkatalah Benar, Jangan Takut
    Markus 11:27-33
    Tetapi, bagaimana mungkin kita katakan: Dari manusia?” Mereka takut kepada orang banyak, karena semua orang menganggap bahwa Yohanes betul-betul...
  • Tidak Tahu Berterima Kasih
    Bilangan 20:1-13
    Bangsa itu berbantah dengan Musa, katanya, “Andai saja kami binasa pada waktu saudara-saudara kami binasa di hadapan TUHAN!” (Bilangan...