Jadilah Tenang

1 Petrus 4:7-11

Belum ada komentar 116 Views

Kesudahan segala sesuatu sudah dekat. Karena itu kuasailah dirimu dan jadilah tenang, supaya kamu dapat berdoa. (1Ptr. 4:7)

Beberapa tahun terakhir terjadi berbagai bencana yang melanda kehidupan banyak orang, banyak negara, bahkan global. Misalnya, tsunami, gunung meletus, banjir bandang, badai akibat cuaca ekstrem, dan terakhir pandemi Covid-19. Keadaan ini menyebabkan sebagian orang beranggapan bahwa kesudahan segala sesuatu sudah dekat; setiap orang harus mempersiapkan diri menghadapi akhir dunia.

Biasa terjadi ketika menghadapi bencana, orang menjadi panik, takut, dan kehilangan harapan. Namun, firman Tuhan hari ini mengingatkan kita, “Kuasailah dirimu, jadilah tenang supaya kamu dapat berdoa.” Kunci menghadapi persoalan adalah menguasai diri sehingga tidak terombang-ambing oleh situasi yang terjadi. Menguasai diri berarti menguasai pikiran dan emosi sehingga menjadi tenang dan dapat berpikir jernih. Dengan menguasai diri dan mampu berpikir jernih, orang dapat mengambil keputusan dengan baik, benar dan melakukan tindakan yang tepat.

Menguasai diri dan menjadi tenang sangatlah penting supaya dapat berdoa. Berdoa bukan sekadar mengungkapkan isi hati kepada Tuhan, tetapi terutama doa merupakan sarana untuk mengenal hati Tuhan dan mengerti kehendak-Nya. Dengan mengenal kehendak-Nya, kita pun belajar untuk menyelaraskan diri dengan kehendak-Nya itu. Pada akhirnya, pengenalan kehendak Tuhan akan menolong kita untuk hidup dalam damai sejahtera apa pun situasi yang kita hadapi. [Pdt. Melani Ajub]

DOA:
Ya Tuhan, tolong kami untuk tidak khawatir, melainkan menyerahkan segalanya kepada-Mu di dalam doa. Amin.

Ayat Pendukung: Mzm. 81:2, 11-17; Yer. 12:1-13; 1Ptr. 4:7-11
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Memberdayakan Atau Memperdayakan?
    Yehezkiel 34:23-31
    “Kamu adalah domba-domba-Ku, domba gembalaan-Ku, dan Aku adalah Allahmu, demikianlah firman Tuhan ALLAH” (Yehezkiel 34:31) Kepemimpinan sejati bukanlah tentang...
  • Dari Rutinitas Ke Sukacita
    Mazmur 100
    Bersorak-soraklah bagi TUHAN, hai segenap bumi! Beribadahlah kepada TUHAN dengan sukacita, datanglah ke hadapan-Nya dengan sorak-sorai. (Mazmur 100:1-2) “Bahaya...
  • Dari Kehampaan Menuju Kelimpahan
    Yohanes 10:1-10
    Pencuri datang hanya untuk mencuri, membunuh, dan membinasakan. Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dengan berlimpah-limpah. (Yohanes...
  • Dicari Karena Berharga
    Lukas 15:1-7
    Setelah menemukannya, ia meletakkannya di atas bahunya dengan gembira. (Lukas 15:5) “Tidak peduli seberapa jauh engkau melangkah menjauh, kasih...
  • Allah Yang Melihat dan Bertindak
    Keluaran 3:16-22
    Jadi Aku telah berfirman: Aku akan menuntun kamu keluar dari kesengsaraan di Mesir…, ke suatu negeri yang berlimpah-limpah susu...