Jadilah Orang Berhikmat

Amsal 1:1-7

Belum ada komentar 153 Views

Takut akan TUHAN adalah permulaan pengetahuan, tetapi orang bodoh menghina hikmat dan didikan. (Amsal 1:7)

Seorang mahasiswa muda datang menemui Blaise Pascal, filsuf Perancis tersohor. Kepada Pascal ia mengatakan: “Seandainya saya memiliki otak seperti Anda, pasti saya akan menjadi orang yang pintar.” Sang filsuf merenung sejenak lalu menanggapi perkataan mahasiswa itu dengan bijaksana: “Hai anak muda, jadilah orang pintar, pasti engkau memiliki otak seperti saya.”

Pasal pertama Kitab Amsal menjelaskan tujuan penulisan kitab tersebut, yaitu untuk membimbing pembacanya agar dapat hidup bijaksana dan melakukan kebenaran. Kata hikmat yang muncul sebanyak 41 kali dalam Kitab Amsal menunjukkan betapa pentingnya memiliki hikmat dalam seluruh aspek kehidupan. Penulis Amsal menegaskan bahwa awal dari hidup berhikmat adalah takut akan TUHAN, sebab Dialah Sang Sumber Hikmat dan Pengetahuan. Takut akan TUHAN berarti menunjukkan sikap hormat dan tunduk kepada kedaulatan Allah serta menaati segala perintah-Nya. Orang yang takut akan TUHAN adalah orang yang setiap langkah kehidupannya dipimpin oleh hikmat-Nya.

Untuk menjadi orang yang berhikmat, kita perlu belajar dari kebenaran firman Tuhan, bukan hanya sekadar menimba pengetahuan semata. Penulis Amsal menegaskan bahwa orang yang berhikmat adalah ia yang bersedia menerima didikan Tuhan sehingga ia dapat memahami dan melakukan kehendak-Nya. Dengan demikian kehidupannya dapat menginspirasi orang lain dalam menggunakan kecerdasannya untuk melakukan tindakan yang bermanfaat. [Pdt. Melani Ajub Egne]

REFLEKSI:
Hikmat memampukan orang untuk memahami kebenaran dan sesungguhnya semuanya itu berasal dari Tuhan saja.

Ayat Pendukung: Ams.1:1-7; Mzm.147:12-20; Yak. 3:13-18
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Bercahaya Dalam Kerajaan Bapa
    Matius 13:24-30, 36-43
    Pada waktu itulah orang-orang benar akan bercahaya seperti matahari dalam kerajaan Bapa mereka. (Matius 13:43a) Di sebuah kota, hidup...
  • Jujur Dan Berintegritas
    Matius 7:15-20
    Jadi, dari buahnyalah kamu akan mengenal mereka. (Matius 7:20) Pak Budi, seorang pengusaha kecil, duduk di meja kerjanya. Pikirannya...
  • Berbenah Bersama Allah
    Yehezkiel 39:21-29
    “Aku tidak akan lagi menyembunyikan wajah-Ku dari mereka, karena Aku akan mencurahkan Roh-Ku ke atas kaum Israel, demikianlah firman...
  • Allah Mengenalku
    Mazmur 139:1-12, 23-24
    Selidikilah aku, ya Allah, dan selamilah hatiku, ujilah aku dan ketahuilah pikiran-pikiranku; (Mazmur 139:23) Maya duduk hening di bangku...
  • Bahagia Karena Menemukan Makna
    Matius 13:10-17
    Namun, berbahagialah matamu karena melihat dan telingamu karena mendengar. (Matius 13:16) Budi termenung. Langit senja seolah melukiskan kerinduan dalam...