Jadilah Orang Berhikmat

Amsal 1:1-7

Belum ada komentar 146 Views

Takut akan TUHAN adalah permulaan pengetahuan, tetapi orang bodoh menghina hikmat dan didikan. (Amsal 1:7)

Seorang mahasiswa muda datang menemui Blaise Pascal, filsuf Perancis tersohor. Kepada Pascal ia mengatakan: “Seandainya saya memiliki otak seperti Anda, pasti saya akan menjadi orang yang pintar.” Sang filsuf merenung sejenak lalu menanggapi perkataan mahasiswa itu dengan bijaksana: “Hai anak muda, jadilah orang pintar, pasti engkau memiliki otak seperti saya.”

Pasal pertama Kitab Amsal menjelaskan tujuan penulisan kitab tersebut, yaitu untuk membimbing pembacanya agar dapat hidup bijaksana dan melakukan kebenaran. Kata hikmat yang muncul sebanyak 41 kali dalam Kitab Amsal menunjukkan betapa pentingnya memiliki hikmat dalam seluruh aspek kehidupan. Penulis Amsal menegaskan bahwa awal dari hidup berhikmat adalah takut akan TUHAN, sebab Dialah Sang Sumber Hikmat dan Pengetahuan. Takut akan TUHAN berarti menunjukkan sikap hormat dan tunduk kepada kedaulatan Allah serta menaati segala perintah-Nya. Orang yang takut akan TUHAN adalah orang yang setiap langkah kehidupannya dipimpin oleh hikmat-Nya.

Untuk menjadi orang yang berhikmat, kita perlu belajar dari kebenaran firman Tuhan, bukan hanya sekadar menimba pengetahuan semata. Penulis Amsal menegaskan bahwa orang yang berhikmat adalah ia yang bersedia menerima didikan Tuhan sehingga ia dapat memahami dan melakukan kehendak-Nya. Dengan demikian kehidupannya dapat menginspirasi orang lain dalam menggunakan kecerdasannya untuk melakukan tindakan yang bermanfaat. [Pdt. Melani Ajub Egne]

REFLEKSI:
Hikmat memampukan orang untuk memahami kebenaran dan sesungguhnya semuanya itu berasal dari Tuhan saja.

Ayat Pendukung: Ams.1:1-7; Mzm.147:12-20; Yak. 3:13-18
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • BAHAYA KEDENGKIAN
    Matius 27:11-54
    Ia sudah mengetahui bahwa mereka menyerahkan Yesus karena dengki. (Matius 27:18) Seorang sahabat membagikan kisah pilu. Ia dijatuhkan oleh...
  • Derita Bukan Akhir
    Markus 10:32-34
    “Mereka akan menyerahkan Dia kepada bangsa-bangsa lain, yang akan mengolok-olok, meludahi, mencambuk dan membunuh Dia, tetapi sesudah tiga hari...
  • Bergumul Dengan Tuhan
    Ayub 13:13-19
    Ketahuilah, aku menyiapkan perkaraku, aku yakin aku benar. (Ayub 13:18) “Siapakah aku? Apakah aku sanggup beperkara dengan Tuhan? Mengapa...
  • Tuhan yang Mengatur
    Mazmur 31:9-16
    Nasibku ada dalam tangan-Mu, lepaskanlah aku dari tangan musuh yang mengejar aku! (Mazmur 31:16) Kita tidak pernah dapat memuaskan...
  • Cakrawala Kebangkitan
    Matius 22:23-33
    “Akulah Allah Abraham, Allah Ishak, dan Allah Yakub? la bukanlah Allah orang mati, melainkan Allah orang hidup.” (Matius 22:32)...