Intervensi Allah Memungkinkan Kita Melangkah

Lukas 1:26-38

Belum ada komentar 106 Views

“Sebab bagi Allah tidak ada yang mustahil.” (Luk. 1:37)

Salah satu ciri orang yang putus asa adalah menutup diri bagi hadirnya kemungkinan-kemungkinan. Terkadang, kesimpulan begitu cepat diberikan. Seolah-olah tidak ada lagi jalan dan pilihan-pilihan yang dapat diambil.

Pada Minggu terakhir Adven sekaligus saat akan menyongsong perayaan Natal malam ini, sekali lagi kabar baik dari Allah menyapa kita. “Sebab, bagi Allah tidak ada yang mustahil.” Demikian kata Malaikat Gabriel kepada Maria. Allah hadir untuk menegaskan kemungkinan-kemungkinan baru yang melampaui akal budi dan perasaan manusia. Kehadiran Yohanes Pembaptis dan Yesus Kristus secara ajaib dalam kandungan bunda mereka adalah bukti dari banyak cara Allah mengintervensi tatanan hidup manusia demi hadirnya damai sejahtera bagi dunia ini.

Apa yang kita alami dalam hidup memang tidak selalu sesuai dengan dambaan kita. Adakalanya kita merasa seperti menghadapi jalan buntu. Pandangan kita terbatas dan langkah kita terhenti. Namun, berita Injil telah menggugah kita untuk menyadari bahwa kuasa kebaikan Allah tidak pernah jauh. Allah memungkinkan tersedianya jalan-jalan baru dalam rencana-Nya yang menyelamatkan bagi kita. Ingatlah bahwa apa yang Allah rancangkan jauh lebih indah dari apa yang kita dambakan. Lalu, bagaimana tanggapan kita dalam menerima kabar baik ini? Seperti Maria, kita boleh mengatakan: “Aku ini hamba Tuhan. Jadilah padaku menurut perkataanmu itu”. [Pdt. Essy Eisen]

DOA:
Aku percaya intervensi-Mu yang indah dalam pandangan-Mu bagi hidupku, ya Allah. Temanilah hamba-Mu ini. Amin.

Ayat Pendukung: 2Sam. 7:1-11, 16; Mzm. 89:2-5, 20-27; Rm. 16:25-27; Luk. 1:26-38
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Memberitakan Kebesaran Allah
    Ulangan 32:1-14, 18
    Sebab, nama TUHAN akan kuserukan; beritakanlah kebesaran Allah kita! (Ulangan 32:3) Di dunia maya seperti yang kita alami saat...
  • Menjalani Yang Fana Sepenuh Makna
    Mazmur 90:1-6, 13-17
    Engkau menghanyutkan manusia dalam tidurnya, di pagi hari mereka seperti rumput yang akan binasa, di waktu pagi bersemi dan...
  • Mengalah Untuk Menang
    Matius 17:22-27
    “Tetapi supaya kita tidak membuat mereka gusar, pergilah memancing ke danau….” (Matius 17:27a) Dalam relasi antarmanusia, kadang dapat terjadi...
  • Iri Hati Pangkal Celaka
    Bilangan 12:1-9
    “Tidak demikian dengan hamba-Ku Musa, … Berhadapan muka Aku berbicara dengan dia, secara langsung, … dan ia memandang rupa...
  • Merindukan ALLAH
    Mazmur 63:1-8
    Ya Allah, Engkaulah AHahku, pagi-pagi aku mencari Engkau, jiwaku haus kepada-Mu, tubuhku letih merindukan Engkau, seperti tanah yang kering...