Iman Abraham Diuji

Kejadian 22:1–19

Belum ada komentar 531 Views

Karena iman maka Abraham … rela mempersembahkan anaknya yang tunggal …. (Ibr. 11:17)

Sesudah Ishak agak besar, Allah menyuruh Abraham mengorbankannya menjadi kurban bakaran. Allah tahu betul bahwa Abraham sangat mengasihi Ishak, anak yang diperoleh pada masa tuanya itu. Ia berfirman, “Ambillah anakmu yang tunggal itu, yang engkau kasihi, yakni Ishak, pergilah ke tanah Moria dan persembahkanlah dia di sana sebagai korban bakaran.” Benarkah itu perintah dari Tuhan? Atau, suara dari yang lain? Apakah Abraham tidak salah dengar? Kita sulit mengerti spontanitas Abraham dalam menanggapi perintah itu. Tampaknya dia tidak bergumul sedikit pun untuk memenuhi permintaan yang sangat berat itu. Penulis surat Ibrani memberi alasan: “Karena Abraham yakin bahwa Allah berkuasa membangkitkan orang mati” (Ibr. 11:19).

Kisah ini menunjukkan ketaatan Abraham pada firman Tuhan. Iman Abraham benar-benar diuji, apakah dia bersedia taat pada Tuhan, atau lebih mengasihi anaknya. Kisah yang sangat menegangkan ini berakhir happy ending. Allah menyediakan pengganti Ishak, seekor domba jantan yang tersangkut di semak belukar di atas gunung itu.

Sungguh misterius! Begitulah jika kita taat pada firman Allah. Banyak hal yang sulit dimengerti oleh akal kita. Yang harus kita pegang dan imani, ialah ketika Allah memberi perintah kepada kita, Ia akan melengkapi kita untuk mengerjakannya. Karena itu, berusahalah tetap taat pada firman-Nya. [Pdt. (Em.) Ferdinand Suleeman]

REFLEKSI:
Iman bukan hanya percaya, tapi memercayakan diri kita kepada Allah.

Ayat Pendukung: Mzm. 105:1-11, 37-45; Kej. 22:1-19; Ibr. 11:1-3, 13-19
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Hormat yang Tepat
    Yohanes 8:48-59
    Namun, Aku tidak mencari hormat bagi-Ku. Ada Satu yang mencarinya dan Dia juga yang menghakimi. (Yohanes 8:50) Pemimpin yang...
  • Menghormati Kekudusan-Nya
    Keluaran 3:1-12
    … tempat engkau berdiri itu adalah tanah yang kudus…Lalu Musa menutupi mukanya, sebab ia takut memandang Allah. (Keluaran 3:5b,...
  • Kepada-Mu Aku Percaya
    Mazmur 31:1-5, 15-16
    Tetapi, aku, kepada-Mu aku percaya, ya TUHAN, aku berkata, “Engkaulah Allahku!” (Mazmur 31:15) Beriman kepada Tuhan bukan berarti tidak...
  • Apa Yang Engkau Kehendaki?
    Matius 20:17-28
    Kata Yesus, “Apa yang kaukehendaki?” Jawabnya, “Nyatakanlah supaya kedua anakku ini duduk di dalam Kerajaan-Mu, seorang di sebelah kanan-Mu...
  • Memberdayakan Atau Memperdayakan?
    Yehezkiel 34:23-31
    “Kamu adalah domba-domba-Ku, domba gembalaan-Ku, dan Aku adalah Allahmu, demikianlah firman Tuhan ALLAH” (Yehezkiel 34:31) Kepemimpinan sejati bukanlah tentang...