Iman Abraham Diuji

Kejadian 22:1–19

Belum ada komentar 536 Views

Karena iman maka Abraham … rela mempersembahkan anaknya yang tunggal …. (Ibr. 11:17)

Sesudah Ishak agak besar, Allah menyuruh Abraham mengorbankannya menjadi kurban bakaran. Allah tahu betul bahwa Abraham sangat mengasihi Ishak, anak yang diperoleh pada masa tuanya itu. Ia berfirman, “Ambillah anakmu yang tunggal itu, yang engkau kasihi, yakni Ishak, pergilah ke tanah Moria dan persembahkanlah dia di sana sebagai korban bakaran.” Benarkah itu perintah dari Tuhan? Atau, suara dari yang lain? Apakah Abraham tidak salah dengar? Kita sulit mengerti spontanitas Abraham dalam menanggapi perintah itu. Tampaknya dia tidak bergumul sedikit pun untuk memenuhi permintaan yang sangat berat itu. Penulis surat Ibrani memberi alasan: “Karena Abraham yakin bahwa Allah berkuasa membangkitkan orang mati” (Ibr. 11:19).

Kisah ini menunjukkan ketaatan Abraham pada firman Tuhan. Iman Abraham benar-benar diuji, apakah dia bersedia taat pada Tuhan, atau lebih mengasihi anaknya. Kisah yang sangat menegangkan ini berakhir happy ending. Allah menyediakan pengganti Ishak, seekor domba jantan yang tersangkut di semak belukar di atas gunung itu.

Sungguh misterius! Begitulah jika kita taat pada firman Allah. Banyak hal yang sulit dimengerti oleh akal kita. Yang harus kita pegang dan imani, ialah ketika Allah memberi perintah kepada kita, Ia akan melengkapi kita untuk mengerjakannya. Karena itu, berusahalah tetap taat pada firman-Nya. [Pdt. (Em.) Ferdinand Suleeman]

REFLEKSI:
Iman bukan hanya percaya, tapi memercayakan diri kita kepada Allah.

Ayat Pendukung: Mzm. 105:1-11, 37-45; Kej. 22:1-19; Ibr. 11:1-3, 13-19
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Berkatalah Benar, Jangan Takut
    Markus 11:27-33
    Tetapi, bagaimana mungkin kita katakan: Dari manusia?” Mereka takut kepada orang banyak, karena semua orang menganggap bahwa Yohanes betul-betul...
  • Tidak Tahu Berterima Kasih
    Bilangan 20:1-13
    Bangsa itu berbantah dengan Musa, katanya, “Andai saja kami binasa pada waktu saudara-saudara kami binasa di hadapan TUHAN!” (Bilangan...
  • Menceritakan Tuhan
    Mazmur 78:1-4, 12-16
    Tidak akan kami sembunyikan kepada anak-anak mereka, tetapi akan kami ceritakan kepada generasi yang kemudian. (Mazmur 78:4) Topik apa...
  • YANG TERBESAR
    Matius 18:1-5
    Oleh sebab itu, siapa saja yang merendahkan diri dan menjadi seperti anak kecil ini, dialah yang terbesar dalam Kerajaan...
  • Syukuri Masa Kini
    Bilangan 11:1-9
    Suatu ketika bangsa itu bersungut-sungut di hadapan TUHAN tentang kemalangan mereka. Mendengar itu menyalalah murka TUHAN. Lalu api TUHAN...