Iman Abraham Diuji

Kejadian 22:1–19

Belum ada komentar 64 Views

Karena iman maka Abraham … rela mempersembahkan anaknya yang tunggal …. (Ibr. 11:17)

Sesudah Ishak agak besar, Allah menyuruh Abraham mengorbankannya menjadi kurban bakaran. Allah tahu betul bahwa Abraham sangat mengasihi Ishak, anak yang diperoleh pada masa tuanya itu. Ia berfirman, “Ambillah anakmu yang tunggal itu, yang engkau kasihi, yakni Ishak, pergilah ke tanah Moria dan persembahkanlah dia di sana sebagai korban bakaran.” Benarkah itu perintah dari Tuhan? Atau, suara dari yang lain? Apakah Abraham tidak salah dengar? Kita sulit mengerti spontanitas Abraham dalam menanggapi perintah itu. Tampaknya dia tidak bergumul sedikit pun untuk memenuhi permintaan yang sangat berat itu. Penulis surat Ibrani memberi alasan: “Karena Abraham yakin bahwa Allah berkuasa membangkitkan orang mati” (Ibr. 11:19).

Kisah ini menunjukkan ketaatan Abraham pada firman Tuhan. Iman Abraham benar-benar diuji, apakah dia bersedia taat pada Tuhan, atau lebih mengasihi anaknya. Kisah yang sangat menegangkan ini berakhir happy ending. Allah menyediakan pengganti Ishak, seekor domba jantan yang tersangkut di semak belukar di atas gunung itu.

Sungguh misterius! Begitulah jika kita taat pada firman Allah. Banyak hal yang sulit dimengerti oleh akal kita. Yang harus kita pegang dan imani, ialah ketika Allah memberi perintah kepada kita, Ia akan melengkapi kita untuk mengerjakannya. Karena itu, berusahalah tetap taat pada firman-Nya. [Pdt. (Em.) Ferdinand Suleeman]

REFLEKSI:
Iman bukan hanya percaya, tapi memercayakan diri kita kepada Allah.

Ayat Pendukung: Mzm. 105:1-11, 37-45; Kej. 22:1-19; Ibr. 11:1-3, 13-19
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Ingin Menjadi Besar?
    Markus 10:35-45
    “Tidaklah demikian di antara kamu. Barangsiapa ingin menjadi besar di antara kamu, hendaklah ia menjadi pelayanmu ….” (Mrk. 10:43)...
  • LIHATLAH KARYA ALLAH!
    Ayub 39:1–30
    Siapakah yang menyediakan mangsa bagi burung gagak, apabila anak-anaknya berkaok-kaok kepada Allah, berkeliaran karena tidak ada makanan? (Ayb. 39:3)...
  • Menjalani Hidup Dengan Hikmat Allah
    Ayub 37:1-24
    “… setiap orang yang menganggap dirinya mempunyai hikmat, tidak dihiraukan-Nya.” (Ayb. 37:24b) Ada begitu banyak peristiwa di dunia ini...
  • Memuji Allah Dengan Memelihara Ciptaannya
    Mazmur 104:1-9, 24, 35b
    Betapa banyak perbuatan-Mu, ya TUHAN, sekaliannya Kaujadikan dengan kebijaksanaan, bumi penuh dengan ciptaan-Mu. (Mzm. 104:24) Di dalam ilmu teologi,...
  • Mendengarkan Dan Menghidupi Firman
    Lukas 16:19-31
    “Tetapi kata Abraham: Ada pada mereka kesaksian Musa dan para nabi; baiklah mereka mendengarkan kesaksian itu.” (Luk. 16:29) Daya...