Hormat yang Tepat

Yohanes 8:48-59

Belum ada komentar 167 Views

Namun, Aku tidak mencari hormat bagi-Ku. Ada Satu yang mencarinya dan Dia juga yang menghakimi. (Yohanes 8:50)

Pemimpin yang belum selesai dengan dirinya sendiri akan mudah bersikap iri terhadap orang lain. Ia cenderung mencari-cari kesalahan orang lain untuk menjatuhkan mereka. Tujuannya agar dirinya tampak lebih hebat daripada orang lain. Pemimpin seperti ini sering kali haus akan apresiasi, pujian, dan penghormatan. Apakah pemimpin yang demikian layak memperoleh hormat?

Dalam bacaan Alkitab hari ini, sejumlah pemuka agama Yahudi menuduh Yesus sebagai orang Samaria dan kerasukan setan. Orang Samaria merujuk pada keturunan campuran antara Israel dan bangsa lain, yang dianggap tidak murni, najis, bahkan murtad. Tuduhan tersebut menunjukkan bahwa identitas dan wibawa spiritual Yesus sedang diragukan. Tuduhan itu juga lahir dari popularitas Yesus yang kian besar di tengah masyarakat Yahudi, sehingga para pemuka agama merasa tersaingi dan berupaya merusak reputasi-Nya. Namun, Yesus tidak tersinggung. Ia justru menunjuk kepada Pribadi lain, yakni Allah, yang layak menerima hormat dan memiliki otoritas untuk menghakimi. Yesus mengingatkan para pemuka agama untuk mawas diri dan kembali menghormati Allah.

Dikasihi dan dihargai merupakan bagian dari kebutuhan manusia. Namun, melalui bacaan ini, Yesus mengajarkan bahwa Pribadi yang paling layak menerima hormat adalah Allah. Jangan sampai dalam upaya mengejar penghargaan dan hormat, kita melupakan Dia yang sungguh layak menerimanya. [Pdt. Natanael Setiadi]

REFLEKSI:
Sikap hormat diberikan kepada seseorang yang memiliki kualitas, bukan sekadar identitas.

Ayat Pendukung: Yer. 26:20-24; Mzm. 31:1-5, 15-16; Yoh. 8:48-59
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Belajar Berkata Benar
    Kejadian 18:13-27
    Tetapi, Sara menyangkal, katanya, “Aku tidak tertawa,” sebab ia takut. Namun, TUHAN berfirman, “Tidak, engkau memang tertawa tadi!” (Kejadian...
  • SELF TALK
    Mazmur 42
    Mengapa engkau tertekan, hai jiwaku, dan gelisah di dalam diriku? Berharaplah kepada Allah! Sebab aku akan bersyukur lagi kepada-Nya,...
  • Bukan Basa-Basi
    Matius 21:23-32
    Kata Yesus kepada mereka, “Sesungguhnya Aku berkata kepadamu: Pemungut-pemungut cukai dan pelacur-pelacur mendahului kamu masuk ke dalam Kerajaan Allah....
  • Berkatalah Benar, Jangan Takut
    Markus 11:27-33
    Tetapi, bagaimana mungkin kita katakan: Dari manusia?” Mereka takut kepada orang banyak, karena semua orang menganggap bahwa Yohanes betul-betul...
  • Tidak Tahu Berterima Kasih
    Bilangan 20:1-13
    Bangsa itu berbantah dengan Musa, katanya, “Andai saja kami binasa pada waktu saudara-saudara kami binasa di hadapan TUHAN!” (Bilangan...