Hikmat: Pohon Kehidupan

Amsal 3:13 - 18

Belum ada komentar 113 Views

Ia menjadi pohon kehidupan bagi orang yang berpaut padanya, siapa yang berpegang padanya akan disebut berbahagia. (Amsal 3:18)

Apa yang dimaksud dengan hikmat? Hikmat lebih dari sekadar pengetahuan. Hikmat adalah kemampuan untuk melihat situasi dari perspektif yang lebih luas, memahami dampak dari setiap pilihan, dan kemudian mengambil keputusan yang bijak sesuai dengan kehendak Tuhan. Jadi, hikmat bukanlah sesuatu yang bisa kita peroleh dari kecerdasan atau pengalaman hidup kita semata. Utamanya, hikmat adalah buah dari relasi kita yang hangat dengan Tuhan.

Amsal menyebut hikmat sebagai pohon kehidupan. Apa maknanya bagi kita? Pertama, pohon terus tumbuh dan berkembang seiring berjalannya waktu. Demikian juga hikmat. Semakin kita mencari dan menempatkan kehendak Tuhan dalam hidup kita, maka kita akan semakin bijak dalam menjalani hidup. Kedua, pohon yang berakar kuat akan tumbuh subur dan tahan terhadap badai. Begitu pula dengan hikmat yang berakar kuat pada Tuhan, yang akan membuat kita teguh dalam iman ketika menghadapi pergumulan. Ketiga, pohon memberikan keteduhan bagi mereka yang berada di bawahnya. Demikian pula dengan hikmat; mereka yang berhikmat akan menjadi tempat perteduhan bagi mereka yang membutuhkan.

Berakar dan bertumbuhlah di dalam Tuhan. Jadilah tempat perteduhan dan sumber kekuatan bagi sesama yang sedang berada dalam pergumulan. Itulah artinya hidup dengan penuh hikmat. Dengan demikian, hidup kita akan bermakna bagi kehidupan bersama dan memuliakan nama Tuhan. [Pdt. Jotje Hanri Karuh]

DOA:
Tuhan, mampukan kami hidup dalam hikmat yang bersumber pada-Mu agar hidup kami berbahagia, yaitu ketika hidup kami bermakna bagi sesama dan memuliakan nama-Mu. Amin.

Ayat Pendukung: Ams. 3:13-18; Mzm. 8; Ef. 1:17-19
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Komitmen Iman
    Lukas 6:17-26
    Berbahagialah kamu, jika karena Anak Manusia orang membenci kamu, dan jika mereka mengucilkan kamu, dan mencela kamu serta menolak...
  • KESETIAAN
    Rut 2:1-16
    Kiranya TUHAN membalas perbuatanmu. Kiranya upahmu sepenuhnya dikaruniakan oleh TUHAN, Allah Israel, yang di bawah sayap-Nya engkau datang berlindung....
  • Hakikat dan Fungsi Kita
    Matius 5:13-20
    Kamu adalah garam dunia. Jika garam itu menjadi tawar, dengan apakah ia diasinkan? Tidak ada lagi gunanya selain dibuang...
  • Percaya Kepada Pemeliharaan Allah
    Mazmur 37:1-17
    Serahkanlah jalanmu kepada TUHAN dan percayalah kepada-Nya, maka Ia akan bertindak; Ia akan menerbitkan kebenaranmu seperti terang, dan hakmu...
  • Menghadirkan Tanda-Tanda Kerajaan Allah
    Matius 5:1-12
    Bersukacita dan bergembiralah, karena upahmu besar di surga, sebab demikian juga telah dianiaya nabi-nabi yang sebelum kamu. (Matius 5:12)...