Hiduplah Dengan Rasa Cukup!

Keluaran 16:9-21

Belum ada komentar 148 Views

Tetapi, ada yang tidak mau mendengarkan Musa dan menyisakannya sampai pagi, sehingga berulat dan berbau busuk. Maka Musa menjadi marah kepada mereka. (Keluaran 16:20)

Korupsi melanda Indonesia dengan dahsyat. Korupsi mungkin tidak lagi dipandang sebagai penyakit, melainkan seolah-olah menjadi prestasi. Padahal, korupsi adalah bentuk pengkhianatan terhadap nurani dan akal sehat. Korupsi memiskinkan serta merusak alam dan negara. Korupsi bermula dari hilangnya rasa cukup.

Perjalanan umat Israel di padang gurun menjadi contoh yang baik. Dalam kesulitan, bangsa ini memperlihatkan watak aslinya. Mereka bukan berdoa dan bekerja, melainkan bersungut-sungut. Saat diberikan roti dan daging, mereka tidak bersyukur dan mencukupkan diri, tetapi mengambil lebih. Padahal, Musa sudah mengingatkan mereka untuk mengambil sesuai keperluan. Artinya, cukupkan diri sesuai kebutuhan, bukan keinginan. Namun, mereka hanya memikirkan diri sendiri, mengambil dan menyimpan, hingga yang disimpan itu berulat dan busuk. Menyimpan dengan motivasi memperkaya diri sendiri, tidak akan pernah menjadi berkat.

Kita harus belajar untuk hidup dengan rasa cukup. Jangan memaksakan diri hanya demi terlihat mewah dan tampak kaya di hadapan orang lain. Apalagi sampai melakukan korupsi, mengambil yang bukan hak kita. Jangan ikuti keinginan, sebab keinginan itu tak pernah terpuaskan. Hal ini akan membebaskan kita dari hasrat korupsi dan keserakahan. Jadi, belajarlah mengontrol keinginan, dan hiduplah dengan rasa cukup! [Pdt. Hariman A. Pattianakotta]

REFLEKSI:
Keinginan itu tak berbatas, tetapi kebutuhan memiliki batas. Penuhi kebutuhan dengan rasa cukup, niscaya bahagia tak akan lepas.

Ayat Pendukung: Kel. 16:9-21; Mzm. 95; Ef. 2:11-22
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Tinggal Dalam Kebenaran
    Mazmur 17:1-7, 15
    Tetapi, aku, dalam kebenaran akan kupandang wajah-Mu, dan pada waktu bangun aku akan menjadi puas dengan rupa-Mu. (Mazmur 17:15)...
  • Sabar Dalam Proses
    Markus 4:30-34
    Namun, setelah ditaburkan, benih itu tumbuh dan menjadi lebih besar daripada segala sayuran yang lain dan mengeluarkan cabang-cabang yang...
  • Tetap Tekun dan Berhikmat
    Kejadian 30:37-43
    Demikianlah laki-laki itu menjadi kaya raya, dan ia mempunyai banyak kambing domba, budak perempuan dan laki-laki, unta dan keledai....
  • Berkat Allah Bagi Alam
    Mazmur 65:8-13
    Maka orang-orang yang tinggal di ujung-ujung bumi, kagum akan tanda-tanda mukjizat-Mu; tempat terbitnya pagi dan berlalunya senja. Kaubuat bersorak-sorai....
  • Ikut Menghadirkan Kerajaan Surga
    Matius 13:31-33, 44-52
    “Kerajaan Surga itu seumpama ragi yang diambil seorang perempuan dan diaduk ke dalam tepung terigu sebanyak empat puluh liter...