Hidup Yang Berharga

Lukas 2:25-38

Belum ada komentar 1332 Views

“… sebab mataku telah melihat keselamatan yang dari pada-Mu, yang telah Engkau sediakan di hadapan segala bangsa ….” (Luk. 2:30-31)

Pernahkah kita berpikir apa yang membuat hidup kita berharga? Ada orang-orang yang percaya bahwa kehidupan yang berharga hanyalah milik orang-orang yang melakukan hal-hal besar. Entah itu dengan menjadi aktivis di lingkungan sekitar kita, atau menjadi panutan bagi banyak orang, atau memberikan apa yang kita punya, atau aktif melayani di gereja. Namun, benarkah hanya itu?

Perikop hari ini mempertemukan kita dengan Simeon. Simeon adalah seorang yang menantikan penghiburan bagi Israel dan kepadanya telah dinyatakan bahwa ia tidak akan mati sebelum ia melihat Mesias. Ia melihat Yesus sebelum akhir hidupnya dan setelah itu ia pergi dengan damai sejahtera. Meski tidak melakukan pekerjaan-pekerjaan besar seperti tokoh-tokoh lain dalam Alkitab, tetapi kita dapat melihat betapa kisah Simeon menjadi berharga karena perjumpaannya dengan Sang Mesias.

Dalam hidup kita, mungkin kita telah melakukan banyak pekerjaan besar. Kita dapat saja terkecoh dengan menduga bahwa hidup kita berharga karena kita melakukan semuanya itu untuk Tuhan. Atau menganggap Tuhan mengasihi kita karena kita melakukan semua itu. Kisah Simeon yang kita baca hari ini menyadarkan kita bahwa yang membuat hidup kita berharga bukanlah pelayanan yang kita lakukan, melainkan karena keselamatan dari Allah telah dinyatakan bagi kita. Pelayanan kita adalah wujud ungkapan syukur atas keselamatan dari-Nya. [Pdt. Agetta Putri Awijaya]

REFLEKSI:
Hidup kita berharga bukan semata-mata karena apa yang kita lakukan, melainkan karena keselamatan yang Allah nyatakan bagi kita.

Ayat Pendukung: Mzm. 93; 2Taw. 34:20-33; Luk. 2:25-38
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Memberdayakan Atau Memperdayakan?
    Yehezkiel 34:23-31
    “Kamu adalah domba-domba-Ku, domba gembalaan-Ku, dan Aku adalah Allahmu, demikianlah firman Tuhan ALLAH” (Yehezkiel 34:31) Kepemimpinan sejati bukanlah tentang...
  • Dari Rutinitas Ke Sukacita
    Mazmur 100
    Bersorak-soraklah bagi TUHAN, hai segenap bumi! Beribadahlah kepada TUHAN dengan sukacita, datanglah ke hadapan-Nya dengan sorak-sorai. (Mazmur 100:1-2) “Bahaya...
  • Dari Kehampaan Menuju Kelimpahan
    Yohanes 10:1-10
    Pencuri datang hanya untuk mencuri, membunuh, dan membinasakan. Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dengan berlimpah-limpah. (Yohanes...
  • Dicari Karena Berharga
    Lukas 15:1-7
    Setelah menemukannya, ia meletakkannya di atas bahunya dengan gembira. (Lukas 15:5) “Tidak peduli seberapa jauh engkau melangkah menjauh, kasih...
  • Allah Yang Melihat dan Bertindak
    Keluaran 3:16-22
    Jadi Aku telah berfirman: Aku akan menuntun kamu keluar dari kesengsaraan di Mesir…, ke suatu negeri yang berlimpah-limpah susu...