Hidup Dalam Terang

1 Yohanes 2:7-11

Belum ada komentar 96 Views

Namun perintah baru juga yang kutuliskan kepada kamu, telah ternyata benar di dalam Dia dan di dalam kamu; sebab kegelapan sedang lenyap dan terang yang benar telah bercahaya. (1Yoh. 2:8)

Cinta dan benci mungkin dapat dikatakan sebagai dua sisi dari satu keping mata uang yang sama. Selalu berdampingan. Kedua hal itu selalu ada dalam diri setiap orang. Karena itu, setiap orang selalu punya pilihan untuk melakukan satu di antaranya.

Kematian Yesus di kayu salib adalah akibat dari kebencian mereka yang memusuhi-Nya. Saat yang sama, kematian-Nya justru menjadi bukti kasih Yesus kepada semua orang. Karena itu, mereka yang mendaku sebagai pengikut Yesus dipanggil untuk meneladani sikap Yesus. Kematian Yesus yang menjadi wujud kasih bagi semua orang menjadi penanda berakhirnya kegelapan. Kematian-Nya menjadi momen yang mengakhiri segala bentuk kebencian dan menjadi awal baru untuk setiap pengikut-Nya hidup dalam terang. Tanda bahwa setiap pengikut Yesus hidup dalam terang adalah kesediaan untuk saling mengasihi. Sikap hidup ini wajib dilakukan.

Orang Kristen bukan saja menjadi sebutan bagi mereka yang mengikut Yesus, melainkan sebagai pengingat akan hakikatnya. Orang Kristen adalah mereka yang sudah hidup dalam terang. Bukti bahwa orang Kristen hidup dalam terang adalah kesediaan untuk mengasihi semua orang. Semua orang adalah saudara, bukan musuh. Ini bukan pilihan. Ini kewajiban! Orang Kristen yang tidak melakukan hal ini berarti mengabaikan pengurbanan Yesus yang memberi hidup-Nya bagi semua orang. [Jan Calvin Pindo]

DOA:
Tuhan, terima kasih karena sudah membawa kami hidup dalam terang. Kami bertekad untuk hidup dalam terang dengan saling mengasihi. Amin.

Ayat Pendukung: Mzm. 75; 2Raj. 2:15-22; 1Yoh. 2:7-11
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Kuasa-Nya Menyembuhkan
    Lukas 6:12-19
    Semua orang banyak itu berusaha menyentuh Dia, karena ada kuasa yang keluar dari Dia dan menyembuhkan semua orang itu....
  • Berkat Tuhan Tak Berhenti
    Kejadian 25:7-11
    Setelah kematian Abraham, Allah memberkati Ishak, anaknya. (Kejadian 25:11a) Ketika seorang pemimpin besar meninggal, orang sering takut akan masa...
  • Air Mata Menjadi Sukacita
    Mazmur 126
    Pulihkanlah keadaan kami, ya TUHAN, seperti memulihkan batang air kering di Tanah Negeb! (Mazmur 126:4) Seorang petani menabur benih...
  • Mata Melihat, Hati Tergerak
    Matius 9:35-10:8
    Melihat orang banyak itu, tergeraklah hati Yesus oleh betas kasihan kepada mereka, karena mereka lelah dan terlantar seperti domba...
  • Jangan Kesampingkan Perintah Allah
    Markus 7:1-13
    Lalu Yesus berkata kepada mereka, “Sungguh pandai kamu mengesampingkan perintah Allah, supaya kamu dapat memelihara adat istiadatmu sendiri.” (Markus...