Harapan Yang Bangkit

Kejadian 45:16-28

Belum ada komentar 152 Views

Tetapi ketika mereka menyampaikan kepadanya segala perkataan yang diucapkan Yusuf … maka bangkitlah kembali semangat Yakub, ayah mereka itu. (Kej. 45:27)

Setelah kehilangan Yusuf, anak yang sangat dikasihinya, Yakub pun kehilangan semangat hidupnya. Segala sesuatu dijalaninya begitu saja, tiada pengharapan lagi. Meskipun ada Benyamin, adik Yusuf, anak Rahel yang juga dikasihinya, tetapi gairah hidupnya tak sama lagi seperti ketika belum kehilangan Yusuf.

Keadaan Yakub menjadi berubah, setelah anak-anaknya kembali dari Mesir dengan membawa banyak pemberian dari Yusuf untuk mereka semua di Kanaan. Awalnya, Yakub tidak percaya atas perkataan anak-anaknya, bahwa Yusuf masih hidup. Dukanya terlalu dalam. Ia sudah kehilangan harapannya bertahun-tahun lampau, saat menerima jubah Yusuf yang berlumuran darah. Maka, tanggapannya dingin. Ia tidak bisa memercayai perkataan anak-anaknya, sampai mereka menyampaikan perkataan-perkataan Yusuf dan kereta yang dikirim Yusuf untuk menjemput ayahnya. Bukti yang dilihatnya membuat Yakub percaya bahwa Yusuf masih hidup. Rasa percaya membangkitkan semangat Yakub. Ia ingin berjumpa dengan Yusuf sebelum ia mati.

Harapan yang padam melenyapkan semangat dan kekuatan. Tetapi, harapan yang bangkit menyegarkan kehidupan. Jangan biarkan harapan dan semangat hidup kita menghilang akibat persoalan yang kita alami atau karena kelemahan tubuh. Kuatkan iman dalam Tuhan agar harapan tetap terjaga, sehingga kita bisa bertahan menghadapi guncangan apa pun. Berharaplah pada Tuhan. Dialah sumber harapan yang sesungguhnya. [Pdt. Eko Priliadona Susetyo]

DOA:
Kiranya kami dapat terus berpengharapan kepada-Mu dalam setiap masalah kami.

Ayat Pendukung: Mzm. 130; Kej. 45:16-28; Mat. 8:1-13
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Jalan Alternatif
    Keluaran 14:1-18
    “TUHAN akan berperang untuk kamu, dan kamu berdiam diri saja.” (Keluaran 14:14) Dalam kehidupan, kadang kita harus menempuh jalan...
  • ALAM: Lukisan Keajaiban Tuhan
    Mazmur 114
    Gemetarlah, hai bumi, di hadapan TUHAN, di hadapan Allah Yakub, yang mengubah gunung batu menjadi kolam air, dan batu...
  • BERBUAH
    Matius 21:18-22
    Di pinggir jalan la melihat pohon ara lalu pergi ke situ, tetapi la tidak menemukann apa-apa pada pohon itu...
  • Menghargai Proses
    Keluaran 12:29-42
    Malam itulah TUHAN berjaga-jaga untuk membawa mereka keluar dari tanah Mesir. Itulah juga malam untuk semua orang Israel turun...
  • Tuhanlah Penjagaku
    Mazmur 121
    TUHANlah Penjagamu, TUHANlah naunganmu di sebelah tangan kananmu. (Mazmur 121:5) Penulis pernah melawat seorang oma yang berusia hampir sembilan...