Gandrung Pada Firman

Mazmur 119:9-16

Belum ada komentar 115 Views

Aku menggemari ketetapan-ketetapan-Mu, firman-Mu tidak akan kulupakan. (Mzm. 119: 16)

Dunia membutuhkan orang-orang yang berkualitas, bukan hanya dalam hal intelektual, melainkan juga moral spiritual. Pintar saja tidaklah cukup. Dunia butuh orang bijak. Kalau hanya pintar, manusia tentu kalah dari mesin pintar yang dibuat manusia sendiri. Salah satu tanda orang bijak adalah dia hidup dengan rasa cukup.

Merasa cukup itu pertama-tama bukan soal makan dan minum. Kecukupan itu tak terbatas pada urusan materi. Kecukupan itu justru utamanya adalah soal spiritual dan moral. Orang yang merasa cukup secara batiniah pasti akan mengekspresikan itu dalam pengalaman sehari-hari ketika ia berhadapan dengan hal-hal bendawi atau materi. la tidak tamak atau rakus. la tidak menghalalkan segala cara demi untung dan kuasa. Mengapa? sebab ia gandrung dengan firman. la menggemari ketetapan- ketetapan Tuhan, sehingga ia tahu mana yang prinsip yang harus dipegang dan mana pilihan yang bisa dikesampingkan. Berpegang pada firman inilah yang menjadi sumber bahagia, sebab ia memuaskan dan menuntun manusia dalam kebenaran.

Jikalau firman ini dihayati dan dilakukan, maka kita sedang memperkuat kehidupan spiritual dan moral. Dengannya, kita tidak hanya menegaskan bahwa manusia itu lebih cerdas dan unggul dari buatannya sendiri (mesin pintar), tetapi sekaligus menempatkan diri kita sebagai orang penting dan bahagia. Mengapa? Sebab dunia memang membutuhkan orang bijak, yang menggandrungi firman dan hidup dengan rasa cukup. [Pdt. Hariman Pattianakotta]

REFLEKSI:
Menjalani hidup disertai dengan rasa cukup dapat kita lakukan, ketika kita sungguh-sungguh mencintai firman Tuhan. Firman Tuhan menuntun kita dalam kebenaran.

Ayat Pendukung: Hag. 2:1-9, 20-23; Mzm. 119:9-16; Yoh. 12:34-50
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Dicari Karena Berharga
    Lukas 15:1-7
    Setelah menemukannya, ia meletakkannya di atas bahunya dengan gembira. (Lukas 15:5) “Tidak peduli seberapa jauh engkau melangkah menjauh, kasih...
  • Allah Yang Melihat dan Bertindak
    Keluaran 3:16-22
    Jadi Aku telah berfirman: Aku akan menuntun kamu keluar dari kesengsaraan di Mesir…, ke suatu negeri yang berlimpah-limpah susu...
  • Akulah Domba-Nya, Itu Cukup Bagiku
    Mazmur 23
    TUHANlah gembalaku, takkan kekurangan aku. (Mazmur 23:1) Domba tidak khawatir akan jalan yang ditempuhnya karena ia percaya kepada sang...
  • Mukjizat Terbesar
    Yohanes 21:1-14
    Kata Yesus kepada mereka, “Marilah dan sarapanlah.” Tidak ada di antara murid-murid itu yang berani bertanya kepada-Nya, “Siapakah Engkau?”...
  • Memilih Hikmat, Memilih Kehidupan
    Amsal 8:32 - 9:6
    “Karena siapa mendapatkan aku, mendapatkan hidup, dan TUHAN berkenan kepadanya. Tetapi, siapa tidak mendapatkan aku, merugikan dirinya; semua orang...