Enggak Dapat Apa-apa

Ibrani 10:19-25

Belum ada komentar 81 Views

Karena itu marilah kita menghadap Allah dengan hati yang tulus … oleh karena hati kita telah dibersihkan dari hati nurani yang jahat dan tubuh kita telah dibasuh dengan air yang murni. (Ibr. 10:22)

“Saya enggak dapat apa-apa hari ini!” ujar seseorang usai kebaktian. Pernahkah kita mendengar ucapan seperti itu? Ungkapan tersebut merupakan ekspresi ketidakpuasan seseorang terhadap ibadah yang diikuti dan tidak sesuai dengan harapannya. Hal ini menyiratkan bahwa ibadah dihayati sebagai momentum untuk memuaskan kebutuhan spiritual seseorang.

Berbeda dengan penghayatan di atas. Penulis surat Ibrani justru memaknai ibadah sebagai sarana mensyukuri karya keselamatan Kristus yang telah memuaskan kehidupan manusia. Ia mengatakan, “Hati kita telah dibersihkan … dan tubuh kita telah dibasuh dengan air yang murni” (Ibr. 10:22). Oleh karena itu, ibadah semestinya dilakukan dengan hati yang tulus. Bukan persoalan jika seseorang enggak dapat apa-apa di dalam ibadah karena memang ibadah bukan untuk mendapatkan sesuatu. Ibadah menjadi momentum orang-orang percaya merespons anugerah Allah yang telah memuaskan kehidupannya. Undangan untuk giat beribadah merupakan ajakan agar umat giat memberi hidupnya untuk melakukan pekerjaan Tuhan.

Merasa “enggak dapat apa-apa” di dalam ibadah semestinya tidak menjadi persoalan. Yang menjadi persoalan justru saat kita enggan memberikan apa pun di dalam peribadahan. Memberi enggak melulu soal persembahan, tetapi bisa melalui partisipasi di dalam ibadah. Dengan begitu, kita sedang melatih diri untuk terus beribadah dengan hati yang penuh ketulusan. [Pdt. Hizkia Anugrah Gunawan]

DOA:
Tuhan ajar aku agar selalu memiliki hati yang tulus dalam beribadah. Amin.

Ayat Pendukung: Mzm. 20; Kel. 40:1-15; Ibr. 10:19-25
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • KEMUNAFIKAN
    Matius 23:29-36
    Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, hai Kamu orang-orang munafik, sebab kamu membangun makam nabi-nabi dan memperindah...
  • Menghalau Kegelapan
    Keluaran 10:21-29
    Lalu Musa mengulurkan tangannya ke langit dan gelap gulita meliputi seluruh tanah Mesir selama tiga hari. (Keluaran 10:22) Mati...
  • BERSUKACITALAH!
    Mazmur 149
    Haleluya! Nyanyikanlah bagi TUHAN nyanyian baru! Pujilah Dia dalam jemaah orang saleh. (Mazmur 149:1) Kita adalah manusia yang hidup...
  • Melihat Dengan Objektif
    Matius 12:22-32
    Namun, ketika orang Farisi mendengarnya, mereka berkata, “Orang ini mengusir setan dengan kuasa Be’elzebul, pemimpin setan.” (Matius 12:24) Pernahkah...
  • Jangan Berhenti
    Keluaran 5:1- 6:13
    Tetapi, Musa berkata di hadapan TUHAN, “Orang Israel sendiri tidak mendengarkan aku, bagaimana mungkin Firaun mendengarkan aku, aku seorang...