ECCLESIA DOMESTICA

1 Timotius 5:1-8

Belum ada komentar 220 Views

Namun, jika ada orang yang tidak memelihara sanak saudaranya, apalagi seisi rumahnya, orang itu murtad dan lebih buruk daripada orang yang tidak beriman. (I Timotius 5:8)

Secarik surat yang ditulis dengan pensil berwarna merah itu diselipkan di bawah pintu kantor pendeta. Sang pendeta segera mengambil dan membacanya. Ternyata surat itu ditulis oleh anak dari salah satu penatua. Isinya adalah sebuah protes agar mamanya diberhentikan sebagai penatua karena terlalu sibuk rapat sehingga mengganggu waktu bermain masak-masakan dengannya. Sang pendeta tersenyum sekaligus prihatin terhadap anak itu.

Paulus memberi nasihat kepada Timotius mengenai hidup persaudaraan seiman. Paulus mengaitkan kehidupan komunitas jemaat dengan kehidupan berkeluarga. Jika ada anggota komunitas yang melakukan kesalahan, tegurlah dengan hormat seperti menegur orangtua atau saudara sendiri dengan rasa hormat dan tulus. Jika ada sanak saudara yang membutuhkan bantuan, mereka wajib untuk ditolong dan diperhatikan. Secara khusus, Paulus menyebut para janda yang tidak punya penghasilan. Di sini terlihat bagaimana ada keseimbangan antara pelayanan gerejawi dengan pelayanan di rumah tangga masing-masing.

Kembali pada cerita di awal, sang pendeta itu kemudian mengajak ibu penatua bertemu untuk membicarakan surat si anak. Sang ibu terkejut sekaligus malu, ia baru menyadari ternyata ia lupa mengatur waktu dengan baik. Ia berjanji untuk lebih memperhatikan anaknya. Kehidupan komunitas gereja seharusnya terkait dengan komunitas di rumah. Ecclesia domestica, rumah adalah gereja terkecil dari komunitas gereja yang besar. Kehidupan persaudaraan di gereja seharusnya juga terwujud di rumah. [Pdt. Daniel Kristanto Gunawan]

REFLEKSI:
Pelayanan di gereja baik, tetapi jangan lupakan kehadiran di rumah. Pelayanan di rumah baik, tetapi jangan jadikan alasan untuk lari dari pelayanan gereja.

Ayat Pendukung: Kej. 24:1-10; Mzm. 113; 1 Tim. 5:1-8
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Restart Rohani
    Kejadian 35:1-4
    “Marilah kita bersiap dan pergi ke Betel. Aku akan membuat mezbah di sana bagi Allah yang telah menjawab aku...
  • Kuangkat Hatiku Kepada-Mu
    Mazmur 86:1-10
    Buatlah hati hamba-Mu bersukacita, sebab kepada-Mulah, ya Tuhan, kuangkat hatiku. (Mazmur 86:4) Seorang pria duduk sendirian di bangku panjang...
  • Dengan Segenap Hati
    Mazmur 86:11-17
    Aku hendak bersyukur kepada-Mu, ya Tuhan, Allahku, dengan segenap hatiku, dan memuliakan nama-Mu untuk selama-lamanya. (Mazmur 86:12) Seorang pemuda...
  • Kuasa-Nya Menyembuhkan
    Lukas 6:12-19
    Semua orang banyak itu berusaha menyentuh Dia, karena ada kuasa yang keluar dari Dia dan menyembuhkan semua orang itu....
  • Berkat Tuhan Tak Berhenti
    Kejadian 25:7-11
    Setelah kematian Abraham, Allah memberkati Ishak, anaknya. (Kejadian 25:11a) Ketika seorang pemimpin besar meninggal, orang sering takut akan masa...