Dua Wajah Gereja

Wahyu 2:12-17

Belum ada komentar 82 Views

“Siapa bertelinga, hendaklah ia mendengarkan apa yang dikatakan Roh kepada jemaat-jemaat ….” (Why. 2:17)

Pergamus adalah pusat pemerintahan Romawi dan juga pusat keagamaan di Asia Kecil. Di Pergamus untuk pertama kalinya dibangun kuil yang didedikasikan bagi penyembahan kepada Kaisar Agustus di Asia Kecil, dan menjadi pusat pemujaan kaisar untuk seluruh wilayah Asia Kecil. Orang-orang Pergamus bangga sekali dengan julukan kota mereka sebagai penjaga kuil kekaisaran. Tidak mengherankan jika ada tekanan publik yang luar biasa besar pada penduduk Pergamus untuk menyembah kaisar Romawi. Penolakan atas hal itu merupakan pengkhianatan pada kekaisaran Romawi itu sendiri.

Di tengah situasi tersebut, ada pujian kepada jemaat Kristen di Pergamus yang imannya tidak goyah, meskipun mereka harus menghadapi tekanan yang luar biasa dari masyarakat. Mereka bahkan tetap setia meskipun salah seorang anggota jemaat, Antipas, dibunuh di hadapan mereka karena imannya. Namun demikian, ada pula kekecewaan karena sebagian anggota jemaat rupanya tidak tahan uji. Mereka terpengaruh oleh Nikolaus, yang telah membawa mereka pada penyembahan berhala dan perzinahan, seperti Bileam di masa lalu.

Kenyataan semacam ini tidak hanya terjadi di masa lalu saja. Sampai kini pun, umat Tuhan di dalam gereja senantiasa terbelah dua. Sebagian umat adalah orang-orang yang setia, apa pun risikonya. Tetapi, sebagian lainnya tidak tahan uji. Di sini kita harus memilih: mendengarkan apa yang dikatakan Roh Tuhan, atau membiarkan diri terhasut untuk meninggalkan Tuhan! [Pdt. Paulus Sugeng Widjaja]

REFLEKSI:
Diperhadapkan dengan risiko iman atau kesesatan, maka kita harus mendengarkan suara Tuhan agar bisa memilih dengan benar.

Ayat Pendukung: Mzm. 111; Ul. 12:28-32; Why. 2:12-17
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Tak Gentar Oleh Ketakutan
    Ayub 39:13-25
    Ia menertawakan kedahsyatan dan tak pernah ketakutan; ia pantang mundur menghadapi pedang. (Ayub 39:25) Bayangkanlah seekor kuda perang dalam...
  • Suara Tuhan Di Tengah Badai
    Mazmur 29
    Suara TUHAN penuh kekuatan, suara TUHAN penuh semarak. (Mazmur 29:4) Bayangkanlah sebuah kapal kecil di tengah laut lepas. Awan...
  • Meneguhkan Orang Yang Ragu
    Matius 28:16-20
    Ketika melihat Dia mereka menyembah-Nya, tetapi beberapa orang ragu-ragu. Yesus mendekati mereka dan berkata..(Matius 28:17-18a) Merasa ragu adalah hal...
  • Tindakan Yang Lahir Dari Kasih
    Yohanes 14:15-17
    Jikalau kamu mengasihi Aku, kamu akan menuruti perintah-perintah-Ku (Yohanes 14:15) Celia, seorang ibu dengan dua anak remaja, jatuh sakit....
  • Ketika Tuhan Bertanya
    Ayub 38:12-21
    Engkaukah yang turun sampai ke sumber laut, atau berjalan-jalan di dasar samudra dalam? (Ayub 38:16) Saat mengalami pergumulan, mungkin...