Dua Wajah Gereja

Wahyu 2:12-17

Belum ada komentar 61 Views

“Siapa bertelinga, hendaklah ia mendengarkan apa yang dikatakan Roh kepada jemaat-jemaat ….” (Why. 2:17)

Pergamus adalah pusat pemerintahan Romawi dan juga pusat keagamaan di Asia Kecil. Di Pergamus untuk pertama kalinya dibangun kuil yang didedikasikan bagi penyembahan kepada Kaisar Agustus di Asia Kecil, dan menjadi pusat pemujaan kaisar untuk seluruh wilayah Asia Kecil. Orang-orang Pergamus bangga sekali dengan julukan kota mereka sebagai penjaga kuil kekaisaran. Tidak mengherankan jika ada tekanan publik yang luar biasa besar pada penduduk Pergamus untuk menyembah kaisar Romawi. Penolakan atas hal itu merupakan pengkhianatan pada kekaisaran Romawi itu sendiri.

Di tengah situasi tersebut, ada pujian kepada jemaat Kristen di Pergamus yang imannya tidak goyah, meskipun mereka harus menghadapi tekanan yang luar biasa dari masyarakat. Mereka bahkan tetap setia meskipun salah seorang anggota jemaat, Antipas, dibunuh di hadapan mereka karena imannya. Namun demikian, ada pula kekecewaan karena sebagian anggota jemaat rupanya tidak tahan uji. Mereka terpengaruh oleh Nikolaus, yang telah membawa mereka pada penyembahan berhala dan perzinahan, seperti Bileam di masa lalu.

Kenyataan semacam ini tidak hanya terjadi di masa lalu saja. Sampai kini pun, umat Tuhan di dalam gereja senantiasa terbelah dua. Sebagian umat adalah orang-orang yang setia, apa pun risikonya. Tetapi, sebagian lainnya tidak tahan uji. Di sini kita harus memilih: mendengarkan apa yang dikatakan Roh Tuhan, atau membiarkan diri terhasut untuk meninggalkan Tuhan! [Pdt. Paulus Sugeng Widjaja]

REFLEKSI:
Diperhadapkan dengan risiko iman atau kesesatan, maka kita harus mendengarkan suara Tuhan agar bisa memilih dengan benar.

Ayat Pendukung: Mzm. 111; Ul. 12:28-32; Why. 2:12-17
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • LIHATLAH KARYA ALLAH!
    Ayub 39:1–30
    Siapakah yang menyediakan mangsa bagi burung gagak, apabila anak-anaknya berkaok-kaok kepada Allah, berkeliaran karena tidak ada makanan? (Ayb. 39:3)...
  • Menjalani Hidup Dengan Hikmat Allah
    Ayub 37:1-24
    “… setiap orang yang menganggap dirinya mempunyai hikmat, tidak dihiraukan-Nya.” (Ayb. 37:24b) Ada begitu banyak peristiwa di dunia ini...
  • Memuji Allah Dengan Memelihara Ciptaannya
    Mazmur 104:1-9, 24, 35b
    Betapa banyak perbuatan-Mu, ya TUHAN, sekaliannya Kaujadikan dengan kebijaksanaan, bumi penuh dengan ciptaan-Mu. (Mzm. 104:24) Di dalam ilmu teologi,...
  • Mendengarkan Dan Menghidupi Firman
    Lukas 16:19-31
    “Tetapi kata Abraham: Ada pada mereka kesaksian Musa dan para nabi; baiklah mereka mendengarkan kesaksian itu.” (Luk. 16:29) Daya...
  • Manfaat Hikmat
    Ayub 28:12-29:10
    “… tetapi kepada manusia Ia berfirman: Sesungguhnya, takut akan Tuhan, itulah hikmat, dan menjauhi kejahatan itulah akal budi.” (Ayb....