Dicintai Laiknya Buah Hati

Zakharia 2:6-13

Belum ada komentar 102 Views

“Bersorak-sorailah dan bersukacitalah, hai puteri Sion, sebab sesungguhnya Aku datang dan diam di tengah-tengahmu, demikianlah firman TUHAN…’.’ (Za. 2:10)

Dalam beberapa sesi seminar parenting yang kami (saya dan istri) dampingi, diskusi berlangsung hangat saat membahas pengalaman orangtua mendampingi anak yang sedang sakit. Dari kisah yang dibagikan, terlihat betapa eratnya relasi kasih orangtua-anak. Beberapa ekspresi kasih yang sering muncul dari orangtua adalah, “Kalau anak sedang sakit, rasanya seperti habis hati kami.” Atau, “Seandainya bisa, sakitnya anak kami biar saya saja yang tanggung. Dipindah ke badan saya saja.”

Ungkapan mengharukan bahwa umat Allah seperti biji mata- Nya sendiri, menggambarkan betapa kuat cinta Allah pada umat- Nya. Sangat indah, terjemahan BIMK dari biji mata adalah “buah hati”. Kalimat lengkapnya, “Siapa menyerang kamu, menyerang buah hati-Ku.” Allah melalui Zakharia meneguhkan umat Tuhan yang bergumul dalam derita pembuangan. Sebagai buah hati Allah, mereka tak akan dibiarkan dan ditinggalkan sendirian. Yerusalem dan Yehuda akan terus ditemani dan menjadi milik Allah. Yerusalem akan terus menjadi kota yang penduduknya disayangi Allah. Penduduk Yehuda akan menjadi milik khusus Allah. Satu hal yang harus terus mereka lakukan sebagai umat- Nya adalah berlaku taat sepenuhnya hanya kepada Allah.

Menjalani hidup yang berkalang pergumulan dan beban, kita berpotensi jatuh pada keputusasaan. Sabda Tuhan saat ini meneguhkan kita kembali. Sebagai milik-Nya, kita semua ini sungguh berharga di mata-Nya. Kita dikasihi laiknya buah hati Tuhan. Maka, bergembiralah! [Pdt. Ayub Sektiyanto]

REFLEKSI:
Tuhan menyayangi umat-Nya seperti biji mata-Nya sendiri. Mari hidup dalam pengharapan dan sukacita. Allah beserta kita.

Ayat Pendukung: Mzm. 1145:8-14; Za. 2:6-13; Rm. 7:7-20
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Dicari Karena Berharga
    Lukas 15:1-7
    Setelah menemukannya, ia meletakkannya di atas bahunya dengan gembira. (Lukas 15:5) “Tidak peduli seberapa jauh engkau melangkah menjauh, kasih...
  • Allah Yang Melihat dan Bertindak
    Keluaran 3:16-22
    Jadi Aku telah berfirman: Aku akan menuntun kamu keluar dari kesengsaraan di Mesir…, ke suatu negeri yang berlimpah-limpah susu...
  • Akulah Domba-Nya, Itu Cukup Bagiku
    Mazmur 23
    TUHANlah gembalaku, takkan kekurangan aku. (Mazmur 23:1) Domba tidak khawatir akan jalan yang ditempuhnya karena ia percaya kepada sang...
  • Mukjizat Terbesar
    Yohanes 21:1-14
    Kata Yesus kepada mereka, “Marilah dan sarapanlah.” Tidak ada di antara murid-murid itu yang berani bertanya kepada-Nya, “Siapakah Engkau?”...
  • Memilih Hikmat, Memilih Kehidupan
    Amsal 8:32 - 9:6
    “Karena siapa mendapatkan aku, mendapatkan hidup, dan TUHAN berkenan kepadanya. Tetapi, siapa tidak mendapatkan aku, merugikan dirinya; semua orang...