DIA YANG HIDUP

Yohanes 20:1-18

Belum ada komentar 296 Views

Maria Magdalena pergi dan berkata kepada murid-murid: “Aku telah melihat Tuhan!” dan juga bahwa Dia yang mengatakan hal-hal itu kepadanya . (Yoh. 20:18).

Kematian Yesus direspons dengan sikap percaya sebab dapat dibuktikan dengan dokumen-dokumen sejarah. Namun, tidak mudah untuk percaya akan kebangkitan-Nya. Beberapa orang menolak kebangkitan Yesus sebab dianggap cognitive dissonance. Yaitu, teori yang didasarkan pada penelitian psikologi dan menyatakan bahwa melesetnya suatu pemahaman ternyata tidak berarti penganutnya meninggalkan kepercayaan terhadap hal yang dipercayainya itu. Menurut teori ini Yesus wafat dan tidak bangkit, tetapi para penganut atau murid-murid-Nya tetap menganggap Ia hidup.

Menurut teori cognitive dissonance para murid Yesus, untuk menguatkan keyakinannya mereka, “menciptakan” narasi tentang Yesus yang bangkit. Kelemahan teori ini adalah ilusi dalam teori cognitive dissonance tidak mungkin bertahan dalam waktu lama, apalagi sampai 2000 tahun lebih. Kebohongan publik tidak mungkin bertahan lama. Lebih daripada itu, bagaimana mungkin para pengikut Yesus bersedia mempertaruhkan nyawa berdasarkan keyakinan yang palsu? Ucapan Maria yang menyatakan “Aku telah melihat Tuhan” bukanlah ilusi atau halusinasi. Kesaksian iman didasarkan pada pengalaman nyata.

Kita perlu senantiasa waspada terhadap gejala ilusi dan halusinasi. Di dalam kebangkitan Kristus, pola pikir dan cara pandang kita diubah makin kritis dengan terang Ilahi. Lebih daripada itu, hidup kita diinspirasi dan diterangi bahwa tidak ada kuasa maut yang dapat mengalahkan iman kita. [Pdt. Yohanes Bambang Mulyono]

REFLEKSI:
Bapa surgawi, karuniakan iman agar kuasa kebangkitan Kristus boleh kami alami di dalam setiap musim kehidupan kami. Amin.

Ayat Pendukung: Kis. 10:34-43; Mzm. 118:1-2, 14-24; Kol. 3:1-4; Yoh. 20:1-18/Mat. 28:1-10
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Kekuatan Kelembutan Hati
    Matius 12:15-21
    Buluh yang patah terkulai tidak akan diputuskan-Nya, dan sumbu yang pudar nyalanya tidak akan dipadamkan-Nya, sampai Ia menjadikan keadilan...
  • Allah Memulihkan Relasi Yang Rusak
    Kejadian 33:1-17
    Tetapi, Esau berlari mendapatkan dia, mendekapnya, memeluk lehernya, lalu diciumnya dia. Mereka pun bertangis-tangisan. (Kejadian 33:4) Sarah sedang membereskan...
  • Keajaiban Allah Dalam Diriku
    Mazmur 139:13-18
    … Betapa ajaib apa yang Kaubuat, dan jiwaku benar-benar menyadarinya. (Mazmur 139:14) Pagi itu, Geybie menyuapi putrinya, Holly. Ia...
  • Bercahaya Dalam Kerajaan Bapa
    Matius 13:24-30, 36-43
    Pada waktu itulah orang-orang benar akan bercahaya seperti matahari dalam kerajaan Bapa mereka. (Matius 13:43a) Di sebuah kota, hidup...
  • Jujur Dan Berintegritas
    Matius 7:15-20
    Jadi, dari buahnyalah kamu akan mengenal mereka. (Matius 7:20) Pak Budi, seorang pengusaha kecil, duduk di meja kerjanya. Pikirannya...