Dekatkan Hati

Kejadian 41:53-42:17

Belum ada komentar 107 Views

Ketika Yusuf meiihat saudara-saudaranya, segeralah mereka dikenalnya, tetapi ia berlaku seolah-olah ia seorang asing kepada mereka…(Kej. 42:7)

“Mendekatkan yang jauh, menjauhkan yang dekat” adalah ungkapan yang muncul seiring dengan hadirnya gadget atau gawai yang makin canggih. Dengan ponsel, misalnya, kita dapat bicara bertatap muka dengan seseorang yang berada di luar negeri. Yang jauh menjadi dekat, bukan? Namun, saat terlalu asyik dengan ponsel, maka kita bisa tidak mendengar perkataan orang yang ada di dekat kita. Berada dekat secara fisik dengan seseorang, bukan berarti kita dekat secara hati.

Yusuf berada begitu dekat dengan kakak-kakaknya yang sudah puluhan tahun tak ditemuinya. Yusuf langsung mengenali mereka, tetapi tak dapat langsung mengungkapkan siapa dirinya. Yusuf mesti memastikan sikap kakak-kakaknya terhadap dirinya. Mereka begitu dekat secara fisik, tetapi menjadi jauh secara hati. Ada pengalaman menyakitkan yang telah dialami Yusuf dari keluarganya, yang membuatnya menjadi berjarak seperti orang asing. Begitu pun dengan saudara-saudara Yusuf. Mereka bersujud di hadapan adiknya, tanpa dapat mengenalinya. Ada jarak yang sudah begitu jauh di antara mereka karena hubungan yang sudah terpisah.

Hubungan kita dengan orang lain dapat berjarak, juga dengan keluarga. Kesibukan, pengalaman yang melukai, atau kebencian adalah sebagian penyebabnya. Ketika jarak itu terus kita pertahankan, maka kita akan kehilangan dan putus hubungan. Akibatnya, akan membuat kita makin terluka. Karena itu, kita perlu berusaha mendekatkan hati dengan mereka yang dekat. [Pdt. Novita]

REFLEKSI:
Jarak dapat memisahkan, tetapi ketika ikatan hati terjaga, maka hubungan dapat menjadi kuat.

Ayat Pendukung: Mzm. 103:8-13; Kej. 41:53-42:17; Kis. 7:9-16
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • KESETIAAN
    Rut 2:1-16
    Kiranya TUHAN membalas perbuatanmu. Kiranya upahmu sepenuhnya dikaruniakan oleh TUHAN, Allah Israel, yang di bawah sayap-Nya engkau datang berlindung....
  • Hakikat dan Fungsi Kita
    Matius 5:13-20
    Kamu adalah garam dunia. Jika garam itu menjadi tawar, dengan apakah ia diasinkan? Tidak ada lagi gunanya selain dibuang...
  • Percaya Kepada Pemeliharaan Allah
    Mazmur 37:1-17
    Serahkanlah jalanmu kepada TUHAN dan percayalah kepada-Nya, maka Ia akan bertindak; Ia akan menerbitkan kebenaranmu seperti terang, dan hakmu...
  • Menghadirkan Tanda-Tanda Kerajaan Allah
    Matius 5:1-12
    Bersukacita dan bergembiralah, karena upahmu besar di surga, sebab demikian juga telah dianiaya nabi-nabi yang sebelum kamu. (Matius 5:12)...
  • IDENTITASKU
    Yohanes 13:31-35
    “Dengan demikian semua orang akan tahu bahwa kamu adalah murid-murid-Ku, jikalau kamu saling mengasihi.” (Yohanes 13:35) “Dress code-nya apa?”...