Datang Kepada Hikmat

Amsal 9:1-12

Belum ada komentar 88 Views

Permulaan hikmat adalah takut akan TUHAN, dan mengenal Yang Mahakudus adalah pengertian. (Ams. 9:10)

Kecerdasan logika perlu, tetapi kecerdasan hati nurani pun penting. Tuhan mengaruniakan kita kebebasan untuk memilih. Namun, setiap pilihan memiliki akibat. Awal yang baik sangat menentukan tujuan akhir. Apa yang terjadi dengan kita di akhir tahun ini biasanya terkait erat dengan apa yang kita mulai di awal tahun lalu. Oleh sebab itu, penting bagi kita untuk memilah dan memilih dengan tepat karena hikmat.

Dalam teks Alkitab hari ini, kita menjumpai upaya penulis Amsal menggambarkan hikmat kebijaksanaan dalam wujud seseorang yang memiliki rumah kokoh dan tengah mengadakan pesta. Ia mengundang orang yang mau belajar tentang hikmat untuk datang menikmati jamuannya. Tersedia hadiah berupa pengetahuan, umur panjang, dan kebijaksanaan. Penegasan yang penting tentang mendapatkan hikmat dijelaskan juga, yaitu bahwa untuk menjadi bijaksana, orang harus mempunyai rasa hormat dan takut kepada Tuhan. Jika orang mau mengenal Tuhan, orang itu akan mendapatkan pengertian.

Makin bertambah usia, makin kita harus bertambah dalam hikmat dan pengertian. Orang yang takut kepada Tuhan adalah orang yang rendah hati. Dalam kerendahan hati, orang mudah belajar. Menutup tahun dan menyongsong tahun baru, kita semua mendapat kesempatan untuk makin berhikmat. Ingat bahwa hikmat dari Tuhan selalu tersedia bagi kita untuk didapatkan. Jangan memilih kebodohan! [Pdt. Essy Eisen]

DOA:
Ya Tuhan, aku mau menerima undangan hikmat suci-Mu. Amin.

Ayat Pendukung: Mzm. 148; Ams. 9:1-12; 2Ptr. 3:8-13
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Apa Yang Engkau Kehendaki?
    Matius 20:17-28
    Kata Yesus, “Apa yang kaukehendaki?” Jawabnya, “Nyatakanlah supaya kedua anakku ini duduk di dalam Kerajaan-Mu, seorang di sebelah kanan-Mu...
  • Memberdayakan Atau Memperdayakan?
    Yehezkiel 34:23-31
    “Kamu adalah domba-domba-Ku, domba gembalaan-Ku, dan Aku adalah Allahmu, demikianlah firman Tuhan ALLAH” (Yehezkiel 34:31) Kepemimpinan sejati bukanlah tentang...
  • Dari Rutinitas Ke Sukacita
    Mazmur 100
    Bersorak-soraklah bagi TUHAN, hai segenap bumi! Beribadahlah kepada TUHAN dengan sukacita, datanglah ke hadapan-Nya dengan sorak-sorai. (Mazmur 100:1-2) “Bahaya...
  • Dari Kehampaan Menuju Kelimpahan
    Yohanes 10:1-10
    Pencuri datang hanya untuk mencuri, membunuh, dan membinasakan. Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dengan berlimpah-limpah. (Yohanes...
  • Dicari Karena Berharga
    Lukas 15:1-7
    Setelah menemukannya, ia meletakkannya di atas bahunya dengan gembira. (Lukas 15:5) “Tidak peduli seberapa jauh engkau melangkah menjauh, kasih...