Dari Mana Datangnya Pertolonganku?

Mazmur 121

Belum ada komentar 518 Views

Saya membayangkan ketika Yesus mulai menapak Golgota. Terbayang salib yang sungguh mengerikan. Teriakan pemazmur dalam Mz. 121: ‘Dari manakah datang pertolonganku?’ seolah adalah teriakan Yesus yang selangkah demi selangkah menuju Golgota.

Keyakinan pemazmur akan Allah sebagai sumber pertolongannya menjadi keyakinan Kristus juga. Tidak mudah membawa kasih pada sesama. Tidak mudah berjuang untuk rakyat yang menderita. Namun kehadiran Allah Bapa sebagai penjaga yang tak terlelap senantiasa menghibur setiap pejuang kemanusiaan untuk mewujudkan kasih Bapa pada sesama.

Hari ini kita memulai pembangunan CC. Diawali dengan ‘ground breaking’ maka tekad untuk membawa wajah Allah yang penuh kasih karunia kembali dikobarkan. Terbayang situasi Jakarta dengan ‘politik identitas’ yang membawa banyak kebencian! Semua itu harus dilawan dengan ‘counter budaya’ melalui CC. Ada pilihan lain, bukan politik identitas, tetapi Allah yang merangkul semua dengan kasihNya. Tetapi ini bukan sekedar ‘counter budaya’. Allah yang kita imani memang Allah yang penuh kasih kepada siapapun tanpa peduli latar belakang agamanya, etnisnya dan banyak ‘pemisah’ lainnya.

GKIPI tampil menyatakan imannya akan Allah yang penuh kasih karunia pada semua ciptaanNya. Program-program CC yang sudah ada akan semakin mendapat tempatnya nanti ketika gedung CC selesai dibangun. Tetapi bagaimana menutup kekurangan pembiayaannya? Mari beriman seperti pemazmur bahwa Allah sumber pertolongan kita. Mari wujudkan iman melalui pledge (janji iman) yang kita kumpulkan. Bersama Tuhan dan bersama saudara seiman, kita bergandengan tangan mewujudkan pembangunan CC.

Semoga bulan November 2017, dengan selesainya pembangunan gedung CC, kita boleh melihat jawaban atas iman kita: ‘Dari mana datang pertolonganku?, pertolonganku adalah dari Tuhan yang menjadikan langit dan bumi!’

R

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • RUMAH TANPA KEMUNAFIKAN
    Matius 22:15-22
    Dalam Matius 22:15-22, orang-orang Farisi berusaha menjebak Yesus melalui pertanyaan tentang pajak kepada Kaisar. Mereka memuji Yesus seolah-olah tulus,...
  • RUMAH YANG HADIR
    Matius 22:1-14
    Apa yang membuat sebuah rumah menjadi “rumah?” Bukan semata mata karena ada bangunan, keluarga, dan orang-orang yang tinggal di...
  • RUMAH YANG DIUJI
    Matius 21:33-46
    Setiap rumah pasti pernah mengalami ujian. Diuji oleh masalah ekonomi, sakit penyakit, konflik suami-istri, persoalan anak, perbedaan pendapat, bahkan...
  • Taat, Butuh Satu Tekad
    Filipi 2:1-13, Matius 21:23-32
    Taat. Kadang, saya bertanya-tanya dalam hati, apakah laku rohani ini masih menjadi sesuatu yang kita upayakan? Apalagi kalau sudah...
  • Anugerah yang Mengganggu
    Matius 20:1-16
    Pada umumnya kita ingin mendapat lebih banyak dari orang lain, apalagi kita bekerja lebih lama, lebih berat dari yang...