Busur Itu Menjadi Tanda Perjanjian

Kejadian 9:8-17

Belum ada komentar 40 Views

“Busur-Ku Kutaruh di awan, supaya itu menjadi tanda perjanjian antara Aku dan bumi.” (Kej. 9:13)

Sesudah peristiwa air bah, Allah berjanji tidak akan ada lagi makhluk hidup yang dilenyapkan oleh air bah. Allah membuat perjanjian dengan Nuh dan keturunannya, serta semua makhluk hidup yang lain. Tanda perjanjian itu ialah busur atau pelangi yang Allah taruh di awan.

Hukuman air bah memberi pelajaran penting. Akibat dosa manusia, seluruh alam ikut menanggung hukuman. Setelah air bah surut, Nuh dan keluarganya membawa kurban bakaran bagi Tuhan. Lalu Tuhan berkenan dan berkata, “Aku takkan mengutuk bumi ini lagi karena manusia … dan Aku takkan membinasakan lagi segala yang hidup seperti yang telah Kulakukan” (Kej. 8:21). Sikap dan perbuatan manusia dapat berdampak negatif terhadap alam, misalnya menjarah sampai habis, merusak dan menghancurkannya. Atau sebaliknya, berdampak positif: merawat, menjaga, memelihara, serta melestarikannya.

Dulu, gereja dan umat Kristen kurang peduli akan alam dan isinya. Pemahaman yang lebih menyeluruh dan utuh telah memberi pelajaran penting bagi kita. Kini, gereja dan umat Kristen wajib ikut melestarikan alam ciptaan Allah. Kabar baiknya: Allah bukan hanya mengasihi manusia yang berdosa, tetapi juga seluruh alam dan isinya yang telah diciptakan-Nya. Pelangi di langit bukan saja tanda perjanjian bagi Allah yang membuatnya, tapi terutama bagi kita sebagai umat-Nya untuk terus merawat, memelihara dan melestarikan seluruh ciptaan-Nya! [Pdt. (Em.) Ferdinand Suleeman]

REFLEKSI:
Allah bukan hanya mengasihi manusia yang berdosa, tapi juga seluruh alam dan isinya.

Ayat Pendukung: Mzm. 107:1-3, 17-22; Kej. 9:8-17; Ef. 1:3-6
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • LIHATLAH KARYA ALLAH!
    Ayub 39:1–30
    Siapakah yang menyediakan mangsa bagi burung gagak, apabila anak-anaknya berkaok-kaok kepada Allah, berkeliaran karena tidak ada makanan? (Ayb. 39:3)...
  • Menjalani Hidup Dengan Hikmat Allah
    Ayub 37:1-24
    “… setiap orang yang menganggap dirinya mempunyai hikmat, tidak dihiraukan-Nya.” (Ayb. 37:24b) Ada begitu banyak peristiwa di dunia ini...
  • Memuji Allah Dengan Memelihara Ciptaannya
    Mazmur 104:1-9, 24, 35b
    Betapa banyak perbuatan-Mu, ya TUHAN, sekaliannya Kaujadikan dengan kebijaksanaan, bumi penuh dengan ciptaan-Mu. (Mzm. 104:24) Di dalam ilmu teologi,...
  • Mendengarkan Dan Menghidupi Firman
    Lukas 16:19-31
    “Tetapi kata Abraham: Ada pada mereka kesaksian Musa dan para nabi; baiklah mereka mendengarkan kesaksian itu.” (Luk. 16:29) Daya...
  • Manfaat Hikmat
    Ayub 28:12-29:10
    “… tetapi kepada manusia Ia berfirman: Sesungguhnya, takut akan Tuhan, itulah hikmat, dan menjauhi kejahatan itulah akal budi.” (Ayb....