Bukan Emosi Sesaat

Markus 10:17-22

Belum ada komentar 62 Views

Mendengar perkataan itu ia menjadi kecewa, lalu pergi dengan sedih, sebab banyak hartanya. (Mrk. 10:22)

Johnny Cash dan June Carter adalah ikon kisah cinta romantis dari dunia musik country. Ketika mereka bertemu di sebuah pertunjukan musik, Johnny berkata kepada June, “Kamu dan aku akan menikah suatu hari nanti.” June tertawa dan berkata bahwa ia menanti saat itu. Perasaan cinta mereka bertumbuh cepat. Namun, jalannya ternyata tidak mudah. Johnny suka mabuk dan kecanduan obat amphetamine. Hal itu sangat menguji cinta mereka. Namun, mereka tidak pernah menyerah. Tentang June, Johnny berkata, “Ia mencintaiku tanpa syarat.” Mereka tetap bersama sampai mereka meninggal dengan selisih waktu hanya 4 bulan.

Mencintai memang bukan sekadar perasaan emosional sesaat pada pandangan pertama. Mencintai berarti selalu siap dengan segala konsekuensi dari cinta itu sendiri. Dalam teks Markus ini, seorang laki-laki datang kepada Yesus dengan penuh semangat. Ia ingin sekali mendapatkan hidup yang kekal. Namun, setelah Yesus memberitahukan apa yang harus diperbuatnya, termasuk menjual seluruh hartanya, ia pun kecewa dan segera pergi dengan sedih.

Untuk mengikut Yesus dan mendapatkan hidup yang kekal, memang bukan sekadar menuruti dorongan emosi sesaat atau gairah sentimental saja. Kita perlu menghitung seluruh harganya. Apakah kita sanggup bila kepada kita dituntut untuk meninggalkan segala kenyamanan hidup dan masuk dalam kehidupan seorang murid Yesus yang penuh dengan risiko? [Ibu Yessy Sutama]

REFLEKSI:
Sekadar “ingin” menjadi murid Yesus memang mudah, tetapi menjalaninya tidaklah mudah.

Ayat Pendukung: Mzm. 107:1-9, 43; Hos. 10:1-15; Mrk. 10:17-22
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Kuasa-Nya Menyembuhkan
    Lukas 6:12-19
    Semua orang banyak itu berusaha menyentuh Dia, karena ada kuasa yang keluar dari Dia dan menyembuhkan semua orang itu....
  • Berkat Tuhan Tak Berhenti
    Kejadian 25:7-11
    Setelah kematian Abraham, Allah memberkati Ishak, anaknya. (Kejadian 25:11a) Ketika seorang pemimpin besar meninggal, orang sering takut akan masa...
  • Air Mata Menjadi Sukacita
    Mazmur 126
    Pulihkanlah keadaan kami, ya TUHAN, seperti memulihkan batang air kering di Tanah Negeb! (Mazmur 126:4) Seorang petani menabur benih...
  • Mata Melihat, Hati Tergerak
    Matius 9:35-10:8
    Melihat orang banyak itu, tergeraklah hati Yesus oleh betas kasihan kepada mereka, karena mereka lelah dan terlantar seperti domba...
  • Jangan Kesampingkan Perintah Allah
    Markus 7:1-13
    Lalu Yesus berkata kepada mereka, “Sungguh pandai kamu mengesampingkan perintah Allah, supaya kamu dapat memelihara adat istiadatmu sendiri.” (Markus...