dunia

Bukan Dari Dunia Tapi Di Dalam Dunia

Yohanes 17:6-19

Belum ada komentar 118 Views

Doa terakhir Yesus yang direkam hanya di dalam Injil Yohanes ini sangat mendalam dan menawan. Ia berdoa bukan hanya bagi para murid-Nya saat itu, namun juga bagi kita saat ini, yaitu mereka “yang percaya kepada-Ku oleh pemberitaan mereka” (ay. 20). Jadi, doa Yesus ini bersifat eskatologis, artinya, ia menunjuk pada umat percaya di segala abad dan tempat, hingga sampai akhir zaman. Inti doanya berdimensi ganda. Di satu sisi, Ia berdoa untuk kesatuan umat-Nya, sebagaimana tampil lewat kata-kata, “supaya mereka semua menjadi satu” (ay. 11, 21-23). Di sisi lain, ia berdoa agar para murid-Nya menyadari identitas mereka berhadapan dengan dunia.

Perihal identitas para murid di hadapan dunia, simaklah bagaimana Yesus menyajikan sedikitnya tiga dimensi dari identitas Kristiani: di dalam dunia (ay. 11), bukan dari dunia (ay. 14), dan diutus ke dalam dunia (ay. 18).

Identitas “di dalam dunia” menunjukkan habitasi. Tak ada tempat tinggal lain bagi orang Kristen selain dunia ini. Identitas “bukan dari dunia” menunjukkan distingsi, faktor pembeda orang Kristen dengan dunia, sebab Kristuslah yang menegaskan identitas Kristiani kita. Akhirnya, ketegangan antara habitasi dan distingsi ini dijembatani oleh misi, yaitu identitas para murid yang “diutus ke dalam dunia.”

Ketiga dimensi ini sama pentingnya dan kita tak boleh menekankan yang satu dengan ongkos kedua dimensi lainnya. Terlampau menekankan habitas “ di dalam dunia ” akan mudah menggelincirkan kita ke dalam hidup yang kompromistis. Terlampau menekankan distingsi “bukan dari dunia” akan menjerumuskan kita ke dalam sikap tak acuh pada dunia. Akhirnya, terlampau menekankan misi “ke dalam dunia” dapat membuat kita menjadi komunitas yang arogan, jika tidak malah agresif. Oleh karena itu, selamat menjaga ketegangan dari ketiga dimensi kita sebagai orang Kristen di dalam, bukan dari, sekaligus diutus ke dalam dunia.

ja

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • Kerajaan Allah: Bukan Lokasi dan Situasi
    Lukas 4:16-21, Lukas 11:11-13
    Lalu Ia memulai mengajar mereka, kata-Nya: “Pada hari ini genaplah nas ini sewaktu kamu mendengarnya.” (Lk. 4:21) Kerajaan Allah...
  • Kembali ke Kilometer Nol
    Yeremia 6:16, Yohanes 3:5-8
    Beginilah firman TUHAN: “Ambillah tempatmu di jalan-jalan dan lihatlah, tanyakanlah jalan-jalan yang dahulu kala, di manakah jalan yang baik,...
  • (Tak) ‘Ku Tahu ‘Kan Hari Esok
    1 Samuel 2:18-20, 26; Mazmur 148; Kolose 3:12-17; Lukas 2:41-52
    Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan...
  • Melampaui Usia, Menggugah Karya
    1 Samuel 2:18-20, 26; Mazmur 148; Kolose 3:12-17; Lukas 2:41-52
    Tahukah Saudara arti kata ageisme? Ageisme atau ageism (dibaca : agis) adalah diskriminasi berdasarkan usia. Mungkin kita tidak familier...
  • Melampaui Stigma, Mencipta Persahabatan
    Setiap perjumpaan selalu melahirkan kesan baik yang positif maupun negatif. Kesan-kesan itu berkumpul, berkelindan, dan melekat sedemikian rupa sehingga...