Blindspot

Blindspot

Belum ada komentar 305 Views

Blindspot (titik-buta) adalah salah satu penyebab terbanyak kecelakaan di jalan raya, khususnya jalan toll. Yang dimaksud dengan blindspot adalah area yang tidak mampu tertangkap oleh kaca spion samping kita atau pandangan mata kita ke luar jendela mobil. Jika ternyata ada kendaraan lain di daerah blindspot dan kita mengira tak ada kendaraan di sebelah kita, setelah melihat ke samping melalui jendela dan kaca spion, lalu kita berbelok ke samping, maka tabrakan dengan mudah akan terjadi. Blindspot juga menjadi istilah medis popular untuk scotoma, yaitu sebuah titik di wilayah penglihatan yang tak terlihat karena keterbatasan sel mata di retina dalam mendeteksi cahaya.

Iman kita juga kerap memiliki blindspot. Selalu ada wilayah yang tak terjangkau oleh pemahaman iman kita; tentang cara kerja Allah, tentang misteri kehidupan, tentang jalannya sebuah peristiwa, tentang cintakasih dan tentang seribu satu soal lain. Selalu saja ada yang tak tampak, karena kedalaman dan misteri hidup selalu melampaui indera penglihatan kita dan kemampuan logika berpikir kita.

Bacaan kita minggu ini memberi dua contoh yang menarik. Kisah pemilihan Daud menjadi raja (1Sam. 15:34-16:13) diawali dengan keyakinan Samuel bahwa Eliab, kakak Daud, adalah yang dipilih Allah. Namun Allah berkata, “Bukan yang dilihat manusia yang dilihat Allah; manusia melihat apa yang di depan mata, tetapi TUHAN melihat hati” (ay. 7). Justru Daud yang “kemerah-merahan, matanya indah dan parasnya elok” (ay. 12) yang dipilih Allah. Daud adalah blindspot Samuel saat itu. Kisah kedua dalam bentuk perumpamaan yang Yesus berikan (Mrk. 4:26-34), perihal tak diketahuinya proses perubahan sebuah benih menjadi tunas, menjadi besar, mengeluarkan tangkai, lalu menghasilkan bulir dan seterusnya. Mata manusia tak mampu menangkap proses alamiah itu (tentu pada masa kini proses tersebut bisa saja terdeteksi). Yang Yesus mau ajarkan tak lain adalah bahwa manusia selalu saja luput memahami kehidupan dan karya Allah.

Apakah blindspot Anda? Akuilah, kenalilah, syukurilah dan bahkan terimalah. Itulah salah satu tanda bahwa Anda masih seorang manusia. Terbatas dan tak sempurna. Mereka yang mampu merayakan kelemahan dirinya adalah orang yang paling berbahagia di muka bumi ini. Amin.

ja

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • KESALAHAN DALAM KESALEHAN
    Apakah orang saleh tidak pernah salah? Apakah orang saleh tidak boleh salah? Pertanyaan ini menjadi sangat penting dalam memahami...
  • Berbagi Kisah Perbuatan Ajaib Tuhan
    Mazmur 78:1-7
    Salah satu kata kunci dalam Mazmur 78 adalah “menceritakan.” Cerita yang dimaksud adalah tindakan kasih Allah bagi anak-anak-Nya. Ketika...
  • Mempersaksikan Kristus
    Yohanes 1:29-42
    Yesus pernah berkata bahwa Yohanes Pembaptis adalah yang terbesar “di antara mereka yang dilahirkan oleh perempuan” (Mat. 11:11; Luk....
  • Melangkah di dalam Ketaatan
    Matius 3:13-17
    Pembaptisan Yesus oleh Yohanes Pembaptis menandai kemunculan Yesus untuk kali pertama di hadapan publik. Kesediaan Yesus dibaptis oleh Yohanes...
  • Pakailah Kami!
    Matius 25:31-46
    Ibadah tahun baru ini unik, sebab kita memulai awal tahun ini dengan teks yang justru berbicara mengenai penghakiman akhir....