Bermodalkan Kesungguhan

Yohanes 21:1-19

Belum ada komentar 62 Views

Dan ia berkata kepada-Nya: “Tuhan, Engkau tahu segala sesuatu, Engkau tahu bahwa aku mengasihi Engkau.” Kata Yesus kepadanya: “Gembalakanlah domba-domba-Ku.” (Yoh. 21:17)

Dengan orang seperti apakah Anda lebih senang berteman: Apakah dengan orang yang berkata-kata manis atau dengan orang yang berkata-kata dengan kesungguhan? Berteman dengan orang yang berkata-kata manis tentu menyenangkan, tetapi kita mungkin akan kecewa apabila ternyata ia tidak sungguh-sungguh. Sebaliknya, kejujuran memang kadang menyakitkan, tetapi dengan orang yang berkata jujur kita tidak perlu merasa takut kecewa karena dibohongi.

Ada yang berbeda dari Petrus saat ia ditanyai Yesus, dan saat ia menyangkal Yesus. Ketika Petrus ditanyai Yesus, ia mengatakan bahwa ia bersedia mati bersama-sama dengan Yesus, tetapi kemudian ia menyangkal-Nya di depan banyak orang. Setelah kebangkitan Yesus, saat Yesus bertanya kepadanya, “Apakah engkau mengasihi Aku?” Petrus tidak berani lagi asal menjawab. Ia memikirkannya sungguh- sungguh dan mengatakan perasaannya apa adanya.

Dalam berelasi dengan Yesus, apa yang paling diharapkan- Nya dari kita? Apakah Yesus mengharapkan kita menjanjikan hal-hal sulit yang tidak dapat kita lakukan, atau agar kita secara sungguh-sungguh mengungkapkan diri kita sebagaimana adanya? Dari teks Alkitab hari ini, kita menyadari bahwa yang Yesus inginkan dari orang-orang yang dikasihi-Nya adalah kesungguhan. Dengan kesungguhan ini, relasi kita dengan Tuhan akan dibangun di atas keterbukaan dan keterbukaan itulah yang menumbuhkan iman. [Pdt. Agetta Putri Awijaya]

REFLEKSI:
Dalam berelasi dengan Yesus, Ia mengharapkan kita mengungkapkan diri kita apa adanya.

Ayat Pendukung: Kis. 9:1-6, (7-20); Mzm. 30; Why. 5:11-14; Yoh. 21:1-19
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Memberdayakan Atau Memperdayakan?
    Yehezkiel 34:23-31
    “Kamu adalah domba-domba-Ku, domba gembalaan-Ku, dan Aku adalah Allahmu, demikianlah firman Tuhan ALLAH” (Yehezkiel 34:31) Kepemimpinan sejati bukanlah tentang...
  • Dari Rutinitas Ke Sukacita
    Mazmur 100
    Bersorak-soraklah bagi TUHAN, hai segenap bumi! Beribadahlah kepada TUHAN dengan sukacita, datanglah ke hadapan-Nya dengan sorak-sorai. (Mazmur 100:1-2) “Bahaya...
  • Dari Kehampaan Menuju Kelimpahan
    Yohanes 10:1-10
    Pencuri datang hanya untuk mencuri, membunuh, dan membinasakan. Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dengan berlimpah-limpah. (Yohanes...
  • Dicari Karena Berharga
    Lukas 15:1-7
    Setelah menemukannya, ia meletakkannya di atas bahunya dengan gembira. (Lukas 15:5) “Tidak peduli seberapa jauh engkau melangkah menjauh, kasih...
  • Allah Yang Melihat dan Bertindak
    Keluaran 3:16-22
    Jadi Aku telah berfirman: Aku akan menuntun kamu keluar dari kesengsaraan di Mesir…, ke suatu negeri yang berlimpah-limpah susu...