Berempati Bukan Menghakimi

Ayub 18: 1 - 21

Belum ada komentar 69 Views

“Engkau yang mengoyak-ngoyak dirimu sendiri dalam kemarahan, apakah demi kepentinganmu bumi harus ditelantarkan, dan gunung batu bergeser dari tempatnya?” (Ayub 18:4)

“Kita lebih membutuhkan empati daripada kecaman untuk bangkit dari keterpurukan.” Empati adalah kemampuan untuk memahami dan merasakan apa yang dirasakan orang lain, mencoba memahami perspektif orang lain, serta menanggapi perasaan mereka dengan penuh perhatian. Empati akan membangun relasi dan mendorong terjadinya perubahan yang lebih baik bagi orang lain karena mereka merasa dipahami dan didukung. Sebaliknya, kecaman dan penghakiman hanya akan memperburuk keadaan seseorang. Kecaman dapat menjatuhkan mental seseorang yang sedang berusaha bangkit dari permasalahannya.

Ayub 18 memperlihatkan perdebatan tajam antara Ayub dan Bildad. Ayub, yang tengah mengalami penderitaan, justru mendapatkan kecaman bahkan penghakiman dari Bildad. Bildad tidak berusaha memahami latar belakang kesedihan dan penderitaan Ayub. la sibuk menghakimi dan mencari-cari kesalahan yang dianggap sebagai penyebab penderitaan Ayub. la menuduh Ayub sebagai manusia egois, sombong, dan tak tahu diri di hadapan TUHAN. Akibatnya, Bildad gagal memahami kesedihan dan pergumulan Ayub. Sikap Bildad justru menambah beban pergumulan Ayub.

Bagaimana dengan kita? Mari belajar memahami pergumulan orang lain. Belajarlah berempati. Jangan menambah penderitaan sesama dengan kecaman dan penghakiman yang tidak membangun. Dengan berempati, kita dapat mendukung orang lain untuk bangkit dari pergumulannya. [Pdt. Jotje Hanri Karuh]

DOA:
Tuhan, mampukan kami untuk peka dan berempati pada sesama sehingga kami dapat menjadi saluran kasih-Mu. Amin.

Ayat Pendukung: Ayb. 18:1-21; Mzm. 64; 1 Kor. 1:18-31
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Lebih Dari Sekadar Kata
    Matius 6:7-15
    Jadi, janganlah seperti mereka, karena Bapamu mengetahui apa yang kamu perlukan, sebelum kamu minta kepada-Nya. (Matius 6:8) Ada seorang...
  • Jalan Alternatif
    Keluaran 14:1-18
    “TUHAN akan berperang untuk kamu, dan kamu berdiam diri saja.” (Keluaran 14:14) Dalam kehidupan, kadang kita harus menempuh jalan...
  • ALAM: Lukisan Keajaiban Tuhan
    Mazmur 114
    Gemetarlah, hai bumi, di hadapan TUHAN, di hadapan Allah Yakub, yang mengubah gunung batu menjadi kolam air, dan batu...
  • BERBUAH
    Matius 21:18-22
    Di pinggir jalan la melihat pohon ara lalu pergi ke situ, tetapi la tidak menemukann apa-apa pada pohon itu...
  • Menghargai Proses
    Keluaran 12:29-42
    Malam itulah TUHAN berjaga-jaga untuk membawa mereka keluar dari tanah Mesir. Itulah juga malam untuk semua orang Israel turun...