Berani Berubah Pikiran

Kisah Para Rasul 9:19b-31

Belum ada komentar 417 Views

Akan tetapi Saulus semakin besar pengaruhnya dan ia membingungkan orang-orang Yahudi yang tinggal di Damsyik, karena ia membuktikan, bahwa Yesus adalah Mesias. (Kis. 9:22)

“Mereka yang tidak pernah mengubah pikirannya, tidak akan pernah mengubah apa pun.” Kata-kata ini telah lama dipercaya diungkapkan oleh Winston Churchill. Namun, sesungguhnya, kata-kata tersebut adalah milik George Bernard Shaw, seorang penulis Irlandia. Dengan itu, Shaw hendak menyampaikan bahwa seorang pemimpin harus berani belajar tentang hal-hal baru yang tidak mereka ketahui sebelumnya.

Ungkapan ini terjadi pada diri Paulus. Setelah ia mengalami perjumpaan dengan Yesus, ia memutuskan untuk berhenti menganiaya para pengikut-Nya dan mulai memberitakan Injil. Keputusannya untuk bertobat dan mengubah pikiran ini memang menempatkan Paulus pada situasi yang tidak mudah. Orang Yahudi berencana membunuhnya dan tidak semua murid menerimanya. Ia sampai harus dilarikan ke luar kota dengan dimasukkan ke dalam sebuah keranjang secara diam- diam. Namun, kita dapat melihat bahwa keberaniannya untuk mengubah pikiran membawa Rasul Paulus kepada panggilan hidup yang agung, yang dipercayakan oleh Tuhan sendiri.

Mungkin kita sering salah menduga bahwa orang-orang hebat yang mengubah dunia adalah mereka yang selalu benar dan tidak pernah mengubah pendiriannya. Namun, ternyata, tidak selamanya demikian. Sesungguhnya, perubahan ke arah yang lebih baik selalu dimulai dari kesediaan mengubah pikiran, melihat dari sudut pandang yang berbeda serta mengakui kesalahan. [Pdt. Agetta Putri Awijaya]

REFLEKSI:
Keberanian mengubah pikiran dapat menuntun kita kepada panggilan hidup yang dipercayakan oleh Tuhan sendiri.

Ayat Pendukung: Mzm. 121; Yeh. 1:1-25; Kis. 9:19b-31
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Memberdayakan Atau Memperdayakan?
    Yehezkiel 34:23-31
    “Kamu adalah domba-domba-Ku, domba gembalaan-Ku, dan Aku adalah Allahmu, demikianlah firman Tuhan ALLAH” (Yehezkiel 34:31) Kepemimpinan sejati bukanlah tentang...
  • Dari Rutinitas Ke Sukacita
    Mazmur 100
    Bersorak-soraklah bagi TUHAN, hai segenap bumi! Beribadahlah kepada TUHAN dengan sukacita, datanglah ke hadapan-Nya dengan sorak-sorai. (Mazmur 100:1-2) “Bahaya...
  • Dari Kehampaan Menuju Kelimpahan
    Yohanes 10:1-10
    Pencuri datang hanya untuk mencuri, membunuh, dan membinasakan. Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dengan berlimpah-limpah. (Yohanes...
  • Dicari Karena Berharga
    Lukas 15:1-7
    Setelah menemukannya, ia meletakkannya di atas bahunya dengan gembira. (Lukas 15:5) “Tidak peduli seberapa jauh engkau melangkah menjauh, kasih...
  • Allah Yang Melihat dan Bertindak
    Keluaran 3:16-22
    Jadi Aku telah berfirman: Aku akan menuntun kamu keluar dari kesengsaraan di Mesir…, ke suatu negeri yang berlimpah-limpah susu...