Berani Berdiri Di Sisi Tuhan

Yohanes 19: 38 - 42

Belum ada komentar 115 Views

Mereka mengambil mayat Yesus, mengafani-Nya dengan kain linen dan membubuhi-Nya dengan rempah-rempah menurut adat orang Yahudi bila menguburkan mayat. (Yohanes 19:40)

Keberanian bukan berarti tidak adanya ketakutan, melainkan tetap melangkah meskipun takut. Sikap inilah yang tampak dalam diri Yusuf dari Arimatea dan Nikodemus.

Yohanes 19:38-42 mencatat dua sosok yang selama ini diam, yaitu Yusuf dari Arimatea dan Nikodemus. Mereka sebelumnya takut, tetapi saat Yesus wafat, keberanian mereka justru bangkit. Yusuf dari Arimatea yang diam-diam mengagumi Yesus berani meminta tubuh Yesus dari Pilatus. Sementara itu, Nikodemus yang dahulu datang kepada Yesus pada malam hari kini secara terbuka membawa rempah-rempah yang mahal harganya untuk menguburkan Yesus. Ketika banyak murid lain bersembunyi, mereka justru melangkah maju. Inilah paradoks iman, di mana terkadang Tuhan memakai momen tergelap untuk membangkitkan keberanian kita. Yusuf dari Arimatea dan Nikodemus dahulu penuh keraguan, tetapi pada saat banyak orang meninggalkan Yesus, mereka justru memilih berdiri di sisi- Nya. Mereka tidak lagi dikendalikan oleh pandangan orang- orang di sekitar mereka.

Bagaimana dengan kita? Apakah kita hanya berani menunjukkan iman ketika segalanya terasa mudah dan menyenangkan? Ataukah kita tetap setia meskipun jalan kita penuh pergumulan? Tuhan memanggil kita untuk menjadi terang di tengah kegelapan. Jangan menunggu keadaan sempurna untuk bersaksi bagi Yesus, sebab di dalam pergumulanlah iman kita diuji dan terbukti. [Pdt. Jotje H. Karuh]

DOA:
Tuhan, mampukan kami untuk berdiri teguh dengan iman kami kepada-Mu di tengah segala tantangan yang kami hadapi. Amin.

Ayat Pendukung: Ayb. 14:1-14; Mzm. 31:1-4, 15-16; 1 Ptr. 4:1-8; Yoh. 19:38-42
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Meneguhkan Orang Yang Ragu
    Matius 28:16-20
    Ketika melihat Dia mereka menyembah-Nya, tetapi beberapa orang ragu-ragu. Yesus mendekati mereka dan berkata..(Matius 28:17-18a) Merasa ragu adalah hal...
  • Tindakan Yang Lahir Dari Kasih
    Yohanes 14:15-17
    Jikalau kamu mengasihi Aku, kamu akan menuruti perintah-perintah-Ku (Yohanes 14:15) Celia, seorang ibu dengan dua anak remaja, jatuh sakit....
  • Ketika Tuhan Bertanya
    Ayub 38:12-21
    Engkaukah yang turun sampai ke sumber laut, atau berjalan-jalan di dasar samudra dalam? (Ayub 38:16) Saat mengalami pergumulan, mungkin...
  • Kita Bukan Penonton
    Mazmur 8
    Engkau membuat dia berkuasa atas buatan tangan-Mu; segala-galanya telah Kauletakkan di bawah kakinya. (Mazmur 8:7) Selama puluhan tahun, wilayah...
  • Mengalirkah Airmu?
    Yohanes 7:37-39
    Siapa yang percaya kepada-Ku, seperti yang dikatakan oleh Kitab Suci: Dari dalam hatinya akan mengalir sungai-sungai air hidup.” (Yohanes...