Berakal Budi

Mazmur 119:97-104

Belum ada komentar 58 Views

Aku lebih berakal budi daripada semua pengajarku, sebab peringatan-peringatan-Mulah yang kurenungkan. (Mazmur 119:99)

Manusia adalah makhluk intelektual. Seorang filsuf bahkan berkata, “Aku berpikir, maka aku ada.” Oleh karena itu, tidak heran jika kita merasa puas saat menonton berita atau membaca buku, karena informasi yang diperoleh memperkaya pemikiran kita. Ada pula orang yang bersemangat meningkatkan kapasitas diri melalui studi lanjut, meskipun kadang niat utamanya bukan hanya untuk menambah ilmu, melainkan juga untuk meningkatkan status.

Pemazmur dalam bacaan hari ini menyampaikan hal yang lebih penting daripada sekadar pengetahuan. Pemazmur bahkan mengaku lebih berakal budi daripada semua guru atau pengajarnya, serta lebih bijaksana daripada musuh-musuhnya. Rahasianya adalah cintanya terhadap Taurat TUHAN dan perenungannya terhadap firman-Nya sepanjang hari. Bagi pemazmur, firman TUHANlah yang membentuk kebijaksanaan dan akal budi. Karena itu, ia bertekad menjauhkan diri dari jalan yang jahat.

Dalam kehidupan ini, seseorang bisa diterima dan dihargai ketika memiliki pengetahuan. Namun, pengetahuan saja tidaklah cukup. Ia perlu dibekali dengan kebijaksanaan dan ditopang dengan akal budi yang terang. Kedua hal itu bisa didapat melalui perenungan akan firman Tuhan. Itulah sebabnya, pada bagian Alkitab yang lain, dikatakan, “Takut akan Tuhan adalah permulaan pengetahuan” (Ams. 1:7). Marilah kita berupaya untuk menjadi pribadi yang berakal budi secara utuh. [Pdt. Natanael Setiadi]

REFLEKSI:
Akal budi diberi nutrisi dari pengetahuan dan dipertajam lewat perenungan firman Tuhan.

Ayat Pendukung: Ams. 9:1-18; Mzm. 119:97-104; 1 Yoh. 2:1-6
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Kunci Kebahagiaan
    Mazmur 128
    Berbahagialah setiap orang yang takut akan TUHAN, yang hidup menurut jalan-jalan-Nya! (Mazmur 128:1) “Apa kriteriamu dalam mencari pasangan? Mama...
  • LAHIR BARU
    Yohanes 3:1-17
    Yesus menjawab, “Sesungguhnya Aku berkata kepadamu: Jika seseorang tidak dilahirkan kembali, ia tidak dapat melihat Kerajaan Allah.” (Yohanes 3:3)...
  • TIDAK LAYAK
    Lukas 7:1-10
    Tuan, janganlah bersusah-susah, sebab aku tidak layak menerima Tuan di dalam rumahku. Sebab itu, aku juga menganggap diriku tidak...
  • Kekuatan Kasih Sayang
    Mikha 7:18-20
    Kiranya la kembali menyayangi kita, menghapuskan kesalahan-kesalahan kita dan melemparkan segala dosa kita ke dasar laut yang dalam. (Mikha...
  • Realistis Tapi Berpengharapan
    Mazmur 121
    Aku melayangkan mataku ke gunung-gunung; dari manakah akan datang pertolonganku? Pertolonganku ialah dari TUHAN, yang menjadikan langit dan bumi....