kerendahan hati

Rumah Kita : Rumah Tempat Kita Belajar Kerendahan Hati

Lukas 18:9-14

Belum ada komentar 205 Views

Orang Farisi yang berdoa itu, memang bukan perampok, pezinah dan yang lain. Juga bukan pemungut cukai. Tetapi apakah dia bukan pendosa? Bukankah setiap orang sudah berdosa dan kehilangan kemuliaan Allah? Masalah orang sombong itu adalah ketidakmampuannya melihat keterbatasan diri dan hanya melihat kelebihan diri.

Dalam keluarga, banyak juga orang seperti ini. Yang dilihat hanya kelemahan anggota keluarga lain dan tidak mau (mampu) melihat kelemahan diri sendiri. Adakah manusia yang sempurna? Yang baik semua tanpa kelemahan? Dan karena itu hanya bisa menyalahkan orang lain dan tidak melihat bahwa sumber persoalan juga dirinya sendiri.

Mari belajar dari si pemungut cukai. Ia datang dengan sebuah kesadaran akan kelemahan dirinya. Dengan kesadaran ini, ia menerima pembaharuan Allah. Sebaliknya, si orang Farisi, apa yang harus dibaharui? Banyak! Tetapi karena ia tidak melihatnya, maka sulit baginya untuk membaharui dirinya.

Relasi antar anggota keluarga butuh kerendahan hati, bukan ketinggian hati. Hanya dengan kerendahan hati, setiap anggota keluarga akan selalu mawas diri dengan keterbatasan dan kelemahannya, dan menerima pembaharuan Allah. Jadikan rumahmu tempat belajar kerendahan hati. Tidak ada relasi yang tidak dapat dibaharui ketika semuanya datang dengan kerendahan hati!

RDJ

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • Rumah Tanpa Alibi
    Matius 22:34-46
    Dalam bacaan ini, Yesus menghadapi pertanyaan dari orang-orang Farisi dan kemudian bertanya tentang identitas Mesias. Percakapan tersebut mengajak kita...
  • RUMAH TANPA KEMUNAFIKAN
    Matius 22:15-22
    Dalam Matius 22:15-22, orang-orang Farisi berusaha menjebak Yesus melalui pertanyaan tentang pajak kepada Kaisar. Mereka memuji Yesus seolah-olah tulus,...
  • RUMAH YANG HADIR
    Matius 22:1-14
    Apa yang membuat sebuah rumah menjadi “rumah?” Bukan semata mata karena ada bangunan, keluarga, dan orang-orang yang tinggal di...
  • RUMAH YANG DIUJI
    Matius 21:33-46
    Setiap rumah pasti pernah mengalami ujian. Diuji oleh masalah ekonomi, sakit penyakit, konflik suami-istri, persoalan anak, perbedaan pendapat, bahkan...
  • Taat, Butuh Satu Tekad
    Filipi 2:1-13, Matius 21:23-32
    Taat. Kadang, saya bertanya-tanya dalam hati, apakah laku rohani ini masih menjadi sesuatu yang kita upayakan? Apalagi kalau sudah...