BATASAN

Kisah Para Rasul 16:1-8

Belum ada komentar 61 Views

Mereka melintasi tanah Frigia dan tanah Galatia, karena Roh Kudus mencegah mereka untuk memberitakan Injil di Asia. (Kis. 16:6)

Seorang prajurit yang ahli memanah tidak diikutsertakan dalam sebuah pertempuran. Hal itu terjadi karena formasi yang disusun tidak membutuhkan banyak pemanah dan jumlah prajurit sudah cukup. Sang ahli memanah merasa tidak terima dan akhirnya memaksakan diri untuk ikut bertempur di medan perang. Alih-alih memegang panah untuk melawan musuh dari jarak jauh sesuai keahliannya, ia justru memegang tombak yang tidak biasa ia gunakan. Akibatnya, ia gugur di medan perang karena keputusannya sendiri.

Ketika para rasul dipenuhi Roh Kudus, mereka diberi kuasa untuk memberitakan Injil. Tentu ini membuat mereka merasa percaya diri dan memiliki kemampuan. Meski demikian, kuasa yang mereka dapatkan dari Roh Kudus tidaklah dicurahkan agar mereka dapat melakukan segala sesuatu sekehendak mereka, melainkan untuk mengikuti apa yang menjadi kehendak Allah. Karena itu, mereka juga tidak asal memberitakan Injil, melainkan mengikuti arahan dari Roh Kudus. Mereka menetapkan batasan bagi diri mereka. Mereka hanya akan memberitakan Injil seturut dengan tuntunan Roh Kudus. Hal ini penting agar pemberitaan Injil tetap menjadi karya Tuhan dan bukan proyek pribadi mereka.

Dalam pelayanan, kita juga perlu memiliki sikap yang sama. Kita perlu melayani bukan hanya karena kita merasa mampu, melainkan karena itu sesuai dengan kehendak Tuhan dan tuntunan Roh Kudus. [Pdt. Agetta Putri Awijaya]

REFLEKSI:
Batasan diperlukan dalam pelayanan untuk memastikan agar kita memberitakan kabar baik seturut dengan kehendak Tuhan.

Ayat Pendukung: Mzm. 67; Ams. 2:6-8; Kis. 16:1-8
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Memberdayakan Atau Memperdayakan?
    Yehezkiel 34:23-31
    “Kamu adalah domba-domba-Ku, domba gembalaan-Ku, dan Aku adalah Allahmu, demikianlah firman Tuhan ALLAH” (Yehezkiel 34:31) Kepemimpinan sejati bukanlah tentang...
  • Dari Rutinitas Ke Sukacita
    Mazmur 100
    Bersorak-soraklah bagi TUHAN, hai segenap bumi! Beribadahlah kepada TUHAN dengan sukacita, datanglah ke hadapan-Nya dengan sorak-sorai. (Mazmur 100:1-2) “Bahaya...
  • Dari Kehampaan Menuju Kelimpahan
    Yohanes 10:1-10
    Pencuri datang hanya untuk mencuri, membunuh, dan membinasakan. Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dengan berlimpah-limpah. (Yohanes...
  • Dicari Karena Berharga
    Lukas 15:1-7
    Setelah menemukannya, ia meletakkannya di atas bahunya dengan gembira. (Lukas 15:5) “Tidak peduli seberapa jauh engkau melangkah menjauh, kasih...
  • Allah Yang Melihat dan Bertindak
    Keluaran 3:16-22
    Jadi Aku telah berfirman: Aku akan menuntun kamu keluar dari kesengsaraan di Mesir…, ke suatu negeri yang berlimpah-limpah susu...