BAPTISAN TOBAT

Lukas 3:1-6

Belum ada komentar 163 Views

“Lalu datanglah Yohanes ke seluruh daerah Yordan dan memberitakan baptisan tobat untuk pengampunan dosa’.’ (Lukas 3:3)

Minggu Adven II membawa berita tentang sosok Yohanes Pembaptis. Bukan karena ia masih memiliki hubungan kekerabatan dengan Kristus, tetapi karena Yohanes Pembaptis adalah nabi penutup Perjanjian Lama sebagaimana dinubuatkan oleh Nabi Maleakhi (Mal. 4:5-6).

Sebagai nabi penutup, Yohanes memiliki peran sebagai Nabi Akhir Zaman. Karena itu, Yohanes secara khusus memberitakan baptisan tobat. Baptisan tobat itu berkaitan dengan persiapan umat Israel menyambut kedatangan Kristus sebagai Mesias. Inkarnasi dan karya penebusan Kristus akan membawa pemulihan dan pengampunan dosa apabila umat terlebih dahulu bersedia bertobat. Tanpa pertobatan tidak akan tersedia pengampunan dosa. Pertobatan adalah pengakuan akan dosa yang pernah dilakukan dan keterbukaan diri untuk dipimpin oleh kehendak Allah.

Hambatan bagi manusia untuk bertobat adalah sikap pembenaran diri saat mereka hidup dalam keinginan daging. Dengan pembenaran diri tersebut manusia tidak dapat mengalami kebenaran Allah yang membebaskan. Sebaliknya, pembenaran diri tersebut membawa kita kepada kesesatan yang akan membinasakan. Karena itu pertobatan bukanlah tindakan sekali jadi, tetapi harus dilakukan setiap saat. Kita perlu senantiasa rendah hati untuk dibarui oleh penebusan Kristus. Kerendahan hati itulah yang memampukan kita mengalami kebenaran Allah yang menyelamatkan. [Pdt. Yohanes Bambang Mulyono]

DOA:
Ya Bapa, berilah kami hati yang jujur dan tajam melihat setiap dosa agar kami hidup dalam kebenaran-Mu. Amin.

Ayat Pendukung: Mal. 3:1-1; Flp. 1:3-11; Luk. 3:1-6
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • MENCLA-MENCLE
    Matius 16:21-28
    “… sebab engkau bukan memikirkan apa yang dipikirkan Allah, melainkan apa yang dipikirkan manusia.” (Matius 16:23c) “Mencla-mencle” adalah istilah...
  • Terima Kasih
    Matius 8:14-17
    …Ia pun bangun dan melayani Dia. (Matius 8:15b) Ada dua kata yang diajarkan oleh orangtua ketika kita masih kecil,...
  • Menahan Kejahatan
    2 Tesalonika 2:7-12
    Karena secara rahasia kedurhakaan telah mulai bekerja, tetapi sekarang masih ada yang menahan….(2 Tesalonika 2:7a) Kemudahan dalam memperoleh akses...
  • IMITASI
    Efesus 5:1-6
    Sebab itu, sebagai anak-anak yang terkasih, teladanilah Allah. (Efesus 5:1) Seorang anak cenderung meniru perilaku orangtuanya. Proses ini dikenal...
  • Cinta Dan Pengorbanan
    Matius 26:6-13
    “Untuk apa pemborosan ini?” (Matius 26:8b) Ungkapan “cinta perlu pengorbanan” sering digunakan untuk menggambarkan bukti cinta yang sejati. Secara...