Bapa Yang Bijaksana

Lukas 15:1-3, 11b-32

Belum ada komentar 378 Views

Lalu bangkitlah ia dan pergi kepada ayahnya. Ketika ia masih jauh, ayahnya telah melihatnya, lalu tergeraklah hatinya oleh belas kasihan. Ayahnya berlari menemui dia lalu merangkul dan mencium dia. (Lukas 15:20)

Kebanyakan lukisan kisah Alkitab tentang perumpamaan anak yang hilang berfokus pada figur si anak bungsu. Namun, ada juga lukisan yang berfokus pada figur sang bapa. Ada salah satu lukisan yang menggambarkan sosok sang bapa yang sedang berlari dengan kedua tangan terbuka lebar sambil tertawa riang hendak memeluk si anak bungsu.

Pembahasan perumpamaan anak yang hilang sering berfokus pada si bungsu, juga terkadang si sulung. Judul renungan ini adalah “Bapa yang Bijaksana” karena berfokus pada sang bapa seperti lukisan di atas. Bapa yang diperlakukan kurang ajar oleh si bungsu dan juga disalahpahami bahkan dicela oleh si sulung. Bapa yang tidak mengutuk si bungsu anaknya yang durhaka. Bapa yang mengasihi dan menanti anaknya kembali. Bapa yang mengejar dan memeluk serta memulihkan status si bungsu. Bapa yang juga tidak menegur si sulung tapi menjelaskan dengan penuh kasih dan kesabaran kepadanya.

Inilah gambaran dari Allah Bapa yang tetap mengasihi dan mengampuni kita umat-Nya. Kita terkadang berbuat dosa seperti si bungsu dan membuat Bapa Surgawi bersedih, sering kali juga seperti si sulung yang telah salah mengerti Bapa yang telah memelihara kita. Biarlah kita tidak bersikap seperti kedua anak dalam perumpamaan ini, tetapi kita mau bertobat dan kembali kepada Bapa dalam Kristus, Tuhan dan Juruselamat kita.

REFLEKSI:
Dengarlah panggilan Bapa Surgawi yang senantiasa menantikan anak-anak-Nya kembali ke jalan yang benar.

Ayat Pendukung: Yos. 5:9-12; Mzm. 32; 2 Kor. 5:16-21; Luk. 15:1-3, 11b-32
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • SELF TALK
    Mazmur 42
    Mengapa engkau tertekan, hai jiwaku, dan gelisah di dalam diriku? Berharaplah kepada Allah! Sebab aku akan bersyukur lagi kepada-Nya,...
  • Bukan Basa-Basi
    Matius 21:23-32
    Kata Yesus kepada mereka, “Sesungguhnya Aku berkata kepadamu: Pemungut-pemungut cukai dan pelacur-pelacur mendahului kamu masuk ke dalam Kerajaan Allah....
  • Berkatalah Benar, Jangan Takut
    Markus 11:27-33
    Tetapi, bagaimana mungkin kita katakan: Dari manusia?” Mereka takut kepada orang banyak, karena semua orang menganggap bahwa Yohanes betul-betul...
  • Tidak Tahu Berterima Kasih
    Bilangan 20:1-13
    Bangsa itu berbantah dengan Musa, katanya, “Andai saja kami binasa pada waktu saudara-saudara kami binasa di hadapan TUHAN!” (Bilangan...
  • Menceritakan Tuhan
    Mazmur 78:1-4, 12-16
    Tidak akan kami sembunyikan kepada anak-anak mereka, tetapi akan kami ceritakan kepada generasi yang kemudian. (Mazmur 78:4) Topik apa...